Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Youth Festival 2025: Lomba Terompah Panjang Menghidupkan Kembali Permainan Tradisional

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Youth Festival 2025: Lomba Terompah Panjang Menghidupkan Kembali Permainan Tradisional

Sebarkan artikel ini
Img 20251025 wa0059

BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Kemeriahan Bojonegoro Youth Festival 2025, di hari kedua semakin meriah dengan penuh semangat canda tawa para pemuda berbakat mengikuti berbagai lomba. Salah satu lomba Festival ini yang kali ini menjadi pusat perhatian adalah lomba terompah panjang dengan berpusat pada kerjasama dan kekompakan para pemainnya. Sabtu (25/10/2025)

Lomba terompah panjang ini di ikuti 16 Tim Organisasi Kepemudaan yang terdiri mulai dari Osis, Bem, Organisasi Mahasiswa, hingga Komunitas Pemuda Lokal.

Dinas Pemuda dan Olahraga Bojonegoro melalu BYF 2025 dengan tema “Smart Creativity”, berusaha menghidupkan kembali permainan tradisional dengan membawanya kedalam Olahraga tradisional agar generasi muda mengetahui sejarah permainan tradisional yang telah lama hilang di era modernisasi.

Perlu kita ketahui Terompah panjang adalah sebuah permainan tradisional yang menggunakan alas kaki panjang terbuat dari kayu dan dimainkan beberapa orang dengan menjaga kekompakan juga kerjasama tim agar dapat bermain untuk menempuh jarak tertentu.

Teriakan hingga sorakan bergema di halaman Gor Utama Bojonegoro, untuk saling mendukung timnya masing-masing. Kekompakan begitu nampak pada para peserta lomba terompah panjang, jatuh bangun pun tidak dirasakan.

Keseruan berlanjut hingga diperoleh beberapa tim yang merebutkan juara 1, 2, dan 3. Tim yang berkesempatan menduduki juara sebagai berikut:

Juara 1 : SMA Plus Ar-Rahmat

Juara 2 : MAN 1 Bojonegoro

Juara 3 : SAKA Pariwisata Bojonegoro

Salah satu tim peserta lomba terompah panjang BEM Stebi Al-Rosyid Bojonegoro, Afdhoni Nur Hidayah mengucapkan terimakasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah mengadakan kegiatan positif ini. Sebagai generasi muda yang telah berfokus pada gadget di era modernisasi dan dengan adanya BYF 2025 kali ini kami bisa berpartisipasi serta mendapat pengalaman juga mengetahui berbagai jenis permainan tradisional.

“Meskipun tim kami jatuh dan tidak mendapatkan juara, namun semangat kebersamaan dan kekompakan tim telah kita tunjukan secara maksimal. Mungkin lain kali dengan kegiatan yang sama kita akan lebih kompak lagi,” ucapnya dengan nada ceria penuh tawa.

Sementara Juara 1 lomba terompah panjang SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro, Afif Abiyyu Abad Elfano sangat mengapresiasi Pemkab Bojonegoro yang sudah melaksanakan kegiatan positif ini untuk mengembangkan bakat, minat, dan kreativitas generasi muda.

“Terimakasih untuk Pemkab dan Dinpora Bojonegoro, kami sebagai pelajar mendapatkan pengalaman yang seru juga mengetahui berbagai hal unik dari permainan tradisional ini,” ujarnya dengan penuh semangat juara.

“Festival ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tapi tentang kebersamaan dan kekompakan. Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari acara ini dan kami berharap bisa menjadi lebih baik lagi di masa depan,” tambah Afif dengan senyum lebar.

Dengan semangat juara yang membara, SMA Plus Ar-Rahmat Bojonegoro menjadi contoh bagi generasi muda dan membuktikan bahwa mereka adalah tim yang solid serta berdedikasi.(sy)