BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, baru-baru ini meluncurkan empat layanan telemedicine terintegrasi yang dirancang untuk mempermudah akses kesehatan bagi warga. Layanan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam digitalisasi pelayanan publik di bidang kesehatan.
Dalam sambutannya, Bupati Wahono menyampaikan bahwa transformasi digital ini bukan hanya tentang kemajuan teknologi, tetapi juga tentang tanggung jawab negara untuk hadir di setiap rumah tangga.
“Tidak semua orang bisa datang ke rumah sakit, tapi pelayananlah yang seharusnya datang ke mereka. Lewat telemedicine, kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan itu setara dan bisa dijangkau oleh siapa pun,” ujarnya.
Empat layanan telemedicine yang diluncurkan adalah SATELIT (Saluran Telemedicine Puskesmas Terintegrasi), WASIAT (WhatsApp Integrasi Antrian Rumah Sakit), SIGAP Plus (sistem kedaruratan terintegrasi), dan CKG (Cek Kesehatan Gratis). Layanan-layanan ini dirancang untuk mempermudah akses kesehatan, mengurangi antrean, dan mempercepat penanganan darurat.













