Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Hadirkan Layanan Kesehatan yang Lebih Mudah dan Cepat melalui Telemedicine

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Hadirkan Layanan Kesehatan yang Lebih Mudah dan Cepat melalui Telemedicine

Sebarkan artikel ini
Fbta5i1iunjdz4zd

BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakatnya. Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, baru-baru ini meluncurkan empat layanan telemedicine terintegrasi yang dirancang untuk mempermudah akses kesehatan bagi warga. Layanan ini merupakan salah satu langkah konkret dalam digitalisasi pelayanan publik di bidang kesehatan.

Dalam sambutannya, Bupati Wahono menyampaikan bahwa transformasi digital ini bukan hanya tentang kemajuan teknologi, tetapi juga tentang tanggung jawab negara untuk hadir di setiap rumah tangga.

“Tidak semua orang bisa datang ke rumah sakit, tapi pelayananlah yang seharusnya datang ke mereka. Lewat telemedicine, kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan itu setara dan bisa dijangkau oleh siapa pun,” ujarnya.

Empat layanan telemedicine yang diluncurkan adalah SATELIT (Saluran Telemedicine Puskesmas Terintegrasi), WASIAT (WhatsApp Integrasi Antrian Rumah Sakit), SIGAP Plus (sistem kedaruratan terintegrasi), dan CKG (Cek Kesehatan Gratis). Layanan-layanan ini dirancang untuk mempermudah akses kesehatan, mengurangi antrean, dan mempercepat penanganan darurat.

SATELIT memungkinkan warga berkonsultasi langsung dengan 35 puskesmas melalui aplikasi WhatsApp, sementara WASIAT memberikan kemudahan serupa untuk layanan di empat rumah sakit daerah. SIGAP Plus mengintegrasikan sistem kedaruratan dengan BPBD, Damkar, dan unit ambulans untuk mempercepat respons dan bantuan. CKG (Cek Kesehatan Gratis) telah menjangkau lebih dari 4.200 warga sejak Februari lalu dan memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Peluncuran layanan ini menunjukkan bagaimana visi kepemimpinan Bupati Wahono berpijak pada kebutuhan konkret warga. Dalam 100 hari kerjanya, ia memilih kesehatan sebagai salah satu prioritas utama dan berfokus pada memperkuat kehadiran negara melalui layanan yang mudah dijangkau.

Dengan peluncuran empat layanan telemedicine ini, Bojonegoro menempatkan diri sebagai salah satu daerah yang tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga sigap merespons kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik pun kini tidak lagi soal jarak, tapi soal keterjangkauan dan kecepatan.(sy)