“Kenaikan pangkat merupakan kehormatan yang harus dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini juga menjadi wahana introspeksi diri untuk semakin mengedepankan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi,” ujar Dandim dalam sambutan tertulisnya.
Dandim juga menekankan bahwa dengan pangkat yang baru, tanggung jawab yang dipikul oleh setiap prajurit akan semakin besar.
Disiplin sebagai nafas prajurit harus tetap dijaga dan diimplementasikan, baik dalam kedinasan maupun saat berada di tengah masyarakat.
Selain faktor internal prajurit, keberhasilan ini diakui tidak lepas dari peran serta dukungan keluarga, khususnya para istri yang setia mendampingi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Semoga kenaikan pangkat ini menjadi pendorong semangat dan inspirasi baru dalam menyongsong tantangan tugas di masa mendatang. Teruslah tumbuh menjadi teladan dalam pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.(RED)













