Ads
NasionalRegional

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Syngenta dan TerraBaru Edukasi 250 Petani MAJU 10 Ton di Ngawi

syailendraachmad51
×

Dorong Pertanian Berkelanjutan, Syngenta dan TerraBaru Edukasi 250 Petani MAJU 10 Ton di Ngawi

Sebarkan artikel ini
IMG 20261001 WA0136

NGAWI||TRANSISINEWS — Syngenta Indonesia bersama PT Terra Baru Indonesia (TerraBaru) menggelar Festival Panen Pertanian Regeneratif di Ngawi, Jawa Timur, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini menjadi ajang kolaborasi strategis untuk mendorong praktik pertanian yang produktif sekaligus ramah lingkungan melalui pemaduan perlindungan tanaman dan pemulihan kesehatan tanah.

Acara tersebut dihadiri lebih dari 250 petani yang tergabung dalam Komunitas Petani MAJU 10 Ton dari berbagai wilayah di Jawa Timur, jajaran penyuluh pertanian lapangan, serta pemangku kepentingan industri agrikultur.

Sejalan dengan komitmen keberlanjutan “Higher Yields, Lower Impact”, Syngenta Indonesia menggandeng TerraBaru untuk mengintegrasikan pendekatan perlindungan tanaman dengan pengaplikasian produk pembenah tanah kaya karbon, TerraKarbon.

Regional Sales Manager Syngenta Indonesia, Khoirul Abidin, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian nasional.

“Kami bangga melihat perjalanan Komunitas Petani MAJU 10 Ton yang terus berkembang dan menjadi ruang bagi petani untuk saling belajar. Kolaborasi dengan TerraBaru memperkuat upaya tersebut dengan menggabungkan perlindungan tanaman dan perhatian terhadap kesehatan tanah. Bagi kami, inilah semangat Joint Effort in Sustainability, yaitu bekerja bersama untuk menemukan solusi yang memberikan manfaat bagi produktivitas petani sekaligus menjaga keberlanjutan lahan untuk generasi mendatang,” ujar Khoirul Abidin.

Sementara itu, Presiden Direktur TerraBaru, Bruno Wauters, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama dengan Syngenta dan antusiasme para petani Ngawi dalam menerapkan inovasi pertanian regeneratif.

“Festival Panen Pertanian Regeneratif ini menunjukkan pentingnya kerja sama dalam mendukung masa depan pertanian yang lebih baik. Melalui kolaborasi dengan Syngenta, kita menggabungkan perlindungan tanaman dan kesehatan tanah melalui TerraKarbon. Kami berterima kasih kepada tim Syngenta dan seluruh Petani MAJU 10 Ton atas kerja keras serta dukungan yang telah diberikan. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut di Ngawi,” kata Bruno Wauters.

Inisiatif ini juga mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah daerah setempat. Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Geneng, Ida Rosmala Dewi, menilai edukasi terpadu ini sejalan dengan arah kebijakan pengembangan pertanian ramah lingkungan di wilayahnya.

“Terima kasih untuk Syngenta dan TerraBaru yang sudah membangun kolaborasi dengan petani di Ngawi. Petani di sini sangat senang sekali dengan adanya edukasi yang menyeluruh juga hal-hal inovasi baru yang sangat membantu. Sejalan dengan visi pertanian ramah lingkungan yang ada di sini, semoga kehadiran kolaborasi ini bisa diperkuat untuk memberikan manfaat bagi lebih banyak petani,” ungkap Ida Rosmala Dewi.

Tentang Syngenta

Syngenta adalah pemimpin global dalam inovasi pertanian dengan kehadiran di lebih dari 90 negara. Syngenta berfokus pada pengembangan teknologi dan praktik pertanian yang memberdayakan petani, sehingga mereka dapat melakukan transformasi yang diperlukan untuk memberi makan populasi dunia sambil melestarikan planet kita.

Penemuan-penemuan ilmiah yang berani dari Syngenta memberikan manfaat yang lebih baik bagi petani dan masyarakat dalam skala yang lebih besar dari sebelumnya.

Dipandu oleh Prioritas Keberlanjutan, Syngenta mengembangkan teknologi dan solusi baru yang mendukung petani untuk menumbuhkan tanaman yang lebih sehat di tanah yang lebih sehat dengan hasil panen yang lebih tinggi.

Syngenta Crop Protection berkantor pusat di Basel, Swiss; Syngenta Seeds berkantor pusat di Amerika Serikat. Baca cerita kami dan ikuti kami di LinkedIn, Instagram, dan X.

Syngenta Indonesia adalah bagian dari Syngenta global dan telah hadir sejak tahun 1960-an melalui perusahaan legasinya.

Syngenta Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki empat fasilitas industri yaitu Pusat Riset dan Pengembangan Perlindungan Tanaman (Cikampek – Jawa Barat), Pabrik Produk Perlindungan Tanaman (Gunung Putri – Jawa Barat), Fasilitas Pengembangan Benih (Kediri – Jawa Timur), dan Pabrik Pemrosesan Benih (Pasuruan – Jawa Timur) yang disebut Syngenta Seed Indonesia. Lebih dari 800 karyawan kami berperan dalam memajukan pertanian di seluruh Indonesia.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang Syngenta Indonesia silakan kunjungi www.syngenta.co.id dan Instagram

Perlindungan data sangat penting bagi kami. Anda menerima publikasi ini berdasarkan landasan hukum Pasal 6 ayat 1 huruf f GDPR (“kepentingan yang sah”).

Namun, jika Anda tidak ingin menerima informasi lebih lanjut tentang Syngenta, cukup kirimkan pesan singkat kepada kami dan kami tidak akan lagi memproses data Anda untuk tujuan ini.

Anda juga dapat menemukan rincian lebih lanjut dalam pernyataan privasi kami.

Tentang PT Terra Baru Indonesia 

PT Terra Baru Indonesia adalah spesialis terkemuka di Indonesia dalam pengembangan solusi TerraKarbon untuk pemenuhan kebutuhan sektor industri dan pertanian berkelanjutan.

Langkah ini didorong oleh realitas bahwa setiap tahunnya Indonesia menghasilkan sekitar 250 juta ton limbah pertanian yang belum terkelola optimal.

TerraBaru hadir untuk mengubah tumpukan sisa agrikultur lokal tersebut menjadi komoditas bernilai tinggi, sekaligus mengambil peran nyata dalam menciptakan masa depan rendah emisi (net-zero future).

Melalui produk unggulan TerraKarbon, kami memproduksi material pembenah tanah kaya karbon berkualitas tinggi yang disesuaikan secara ilmiah untuk sektor manufaktur, infrastruktur, energi, hingga budi daya pangan.

Dalam mewujudkan tata kelola yang berdampak luas, TerraBaru bergerak di atas empat pilar utama yaitu Feedstock, Technology, Market, serta People and Community.

Melalui ekosistem ini, kami menargetkan sasaran besar pada tahun 2030 untuk memproses lebih dari setengah juta ton limbah secara tahunan demi menurunkan emisi karbon di udara sekaligus mengembalikan kesuburan alami tanah pertanian secara berkelanjutan.

Produk TerraKarbon yang dikembangkan TerraBaru juga telah lolos uji mutu dan efikasi serta terdaftar dalam izin edar Kementerian Pertanian.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang inovasi dan solusi berkelanjutan kami, silakan kunjungi laman resmi Terra Baru Indonesia di www.terrabaru.com serta ikuti kami di LinkedIn dan Instagram.

Dokumen ini mungkin mengandung pernyataan berwawasan ke depan, yang dapat diidentifikasi dengan penggunaan istilah seperti ‘mengharapkan’, ‘akan’, ‘potensi’, ‘rencana’, ‘prospek’, ‘diperkirakan’, ‘bertujuan’, ‘pada jalurnya’ dan ungkapan serupa.

Pernyataan tersebut dapat dipengaruhi oleh risiko dan ketidakpastian yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material dari pernyataan ini.

Bagi Syngenta, risiko dan ketidakpastian tersebut meliputi risiko terkait proses hukum, persetujuan regulasi, pengembangan produk baru, peningkatan persaingan, risiko kredit pelanggan, kondisi ekonomi dan pasar secara umum, kepatuhan dan perbaikan, hak kekayaan intelektual, implementasi perubahan organisasi, penurunan nilai aset tak berwujud, persepsi konsumen terhadap tanaman dan organisme hasil rekayasa genetika atau bahan kimia pelindung tanaman, variasi iklim, fluktuasi nilai tukar dan/atau harga komoditas, pengaturan pasokan sumber tunggal, ketidakpastian politik, bencana alam, dan pelanggaran keamanan data atau gangguan teknologi informasi lainnya.

Syngenta tidak berkewajiban untuk memperbarui pernyataan berwawasan ke depan guna mencerminkan hasil aktual, perubahan asumsi, atau faktor-faktor lainnya.

©2025 Syngenta. Cibis Nine Lt. 6, Jl. TB Simatupang No 2, Jakarta Selatan 12560, Jakarta, Indonesia.