Ads
PeristiwaRagamRegional

Malam 17 Agustus, Warga RT 15 Dusun Badug Sumuragung Larut dalam Doa dan Tumpengan

syailendraachmad51
×

Malam 17 Agustus, Warga RT 15 Dusun Badug Sumuragung Larut dalam Doa dan Tumpengan

Sebarkan artikel ini
PhotoGrid Site

BOJONEGORO||TRANSISINEWS— Malam menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di RT 15/RW 04, Dusun Badug, Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung penuh khidmat dan keakraban.

Sekitar 200an warga berkumpul dalam satu suasana kebersamaan melalui kegiatan doa bersama dan tumpengan, Sabtu malam (16/8/2026).

Bukan sekadar tradisi menyambut hari kemerdekaan, kegiatan tersebut menjadi momentum warga untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tartil ayat suci Al-Qur’an oleh Ananda Rifqi. Suasana kemudian semakin khidmat ketika seluruh warga berdiri dan bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah itu, salah satu tokoh masyarakat, H. Munip, menyampaikan sambutan. Ia mengajak warga untuk tidak melupakan perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

“Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat kesehatan dan kesempatan untuk bertemu serta bersilaturahmi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Indonesia yang ke-81,” ujar H. Munip.

Menurutnya, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan dari berbagai daerah.

Ia pun mengajak warga mendoakan para pejuang yang telah gugur, termasuk para pendahulu dan orang tua yang telah meninggal dunia.

“Semoga arwah para pahlawan yang telah mendahului kita diterima oleh Allah segala amalannya dan diampuni segala dosa-dosanya. Semoga perjuangan mereka menjadi amal yang terus dikenang oleh generasi penerus,” tuturnya.

H. Munip turut menyebut sejumlah nama pejuang bangsa seperti Tuanku Imam Bonjol, Cut Nyak Dhien, Cut Meutia, para pejuang Bandung Lautan Api, Palagan Ambarawa hingga Bung Tomo dalam perjuangan 10 November di Surabaya.

Ketua RT 15, Totok, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah hadir dan ikut menyukseskan kegiatan malam 17 Agustus.

Menurut Totok, antusiasme warga menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan RT 15.

“Alhamdulillah, malam ini warga bisa berkumpul bersama. Ini bukan hanya acara untuk memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi dan menjaga kerukunan antarwarga,” ujar Totok.

Ia berharap tradisi doa bersama dan tumpengan dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari budaya kebersamaan masyarakat.

“Yang paling penting adalah kebersamaan. Kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan harus kita isi dengan hal-hal positif, menjaga kerukunan, saling membantu dan terus gotong royong,” tambahnya.

Totok juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga, para sesepuh dan tokoh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Dengan suasana khidmat, warga memanjatkan doa untuk para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia.

Doa juga dipanjatkan untuk para leluhur, orang tua serta warga RT 15 yang telah meninggal dunia.

Tak lupa, warga yang sedang sakit dan tidak dapat menghadiri kegiatan juga turut didoakan agar segera memperoleh kesembuhan.

“Semoga warga kita yang sedang sakit diberikan kesembuhan dan yang hadir malam ini diberikan kesehatan, rezeki yang lancar dan penuh keberkahan,” kata H. Munip.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tumpengan. Warga menikmati hidangan bersama dalam suasana penuh keakraban.

Malam 17 Agustus di RT 15/RW 04 Dusun Badug akhirnya bukan sekadar tentang menyambut angka 81 tahun kemerdekaan. Lebih dari itu, menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan para pahlawan dapat terus diwariskan melalui hal sederhana: berkumpul, berdoa, menjaga kerukunan dan merawat gotong royong. (sy)

error: Content is protected !!