Ads
Pemerintahan

BUMDesa Usaha Bakti Manunggal Kaliombo Kembangkan Ayam Petelur dan Pakan Mandiri

syailendraachmad51
×

BUMDesa Usaha Bakti Manunggal Kaliombo Kembangkan Ayam Petelur dan Pakan Mandiri

Sebarkan artikel ini
0AATVwefVG0MnGZl

BOJONEGORO||TRANSISINEWS — Semangat membangun kemandirian ekonomi desa tumbuh nyata dari unit peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Usaha Bakti Manunggal di Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro.

​Sejak resmi beroperasi pada tahun 2021, BUMDesa Usaha Bakti Manunggal konsisten bertransformasi menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa. Lewat dua pilar utamanya—peternakan ayam petelur dan produksi pakan ternak mandiri—BUMDesa ini sukses memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Desa (PADs) sekaligus memperluas ruang pemberdayaan masyarakat.

​Saat ini BUMDesa mengelola populasi sekitar 2.000 ekor ayam petelur dengan produktivitas rata-rata mencapai 100 kilogram telur per hari. Hasil panen telur tersebut disalurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga lokal sekaligus memasok pasar daerah.

​Tak hanya fokus pada produksi telur, BUMDesa juga melebarkan sayap dengan memproduksi pakan ayam mandiri berkapasitas 240 kilogram per hari. Pakan lokal berkualitas ini telah dipasarkan ke wilayah Kecamatan Purwosari hingga lintas kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, menjadi alternatif pakan yang lebih terjangkau bagi para peternak sekitar.

​BUMDesa Usaha Bakti Manunggal turut mengambil peran aktif mendukung Program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri). Pengelola memberikan pelatihan pembuatan pakan secara gratis serta menyediakan pakan murah bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program tersebut. Keberhasilan tata kelola peternakan ini pun membuat BUMDesa kerap dijadikan destinasi studi banding bagi kelompok masyarakat lain.

​Keuntungan yang diraup tidak sekadar menjadi pemasok PADs, namun juga disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di Desa Kaliombo.

​Ketua BUMDesa Usaha Bakti Manunggal, Lilik Sugiharto, mengungkapkan bahwa keberhasilan unit usahanya merupakan buah dari kolaborasi seluruh elemen warga dalam mengoptimalkan potensi desa secara berkelanjutan.

​”Kami ingin membuktikan bahwa BUMDesa bukan hanya tempat menjalankan usaha, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat. Ketika usaha berkembang, manfaatnya kembali kepada warga melalui peningkatan pendapatan desa, pelatihan, penciptaan peluang usaha, hingga dukungan bagi kegiatan sosial kemasyarakatan. Inilah semangat kemandirian desa yang terus kami bangun bersama,” tutur Lilik.

​Lilik menegaskan, keberadaan BUMDesa menjadi bukti bahwa pengelolaan potensi lokal yang dikemas secara profesional mampu menghasilkan dampak ekonomi yang nyata sekaligus mempererat soliditas sosial. Ke depan, BUMDesa Usaha Bakti Manunggal berkomitmen memperluas skala unit usahanya agar manfaat keberadaannya makin dirasakan secara luas oleh masyarakat Bojonegoro.(sy/red)