BOJONEGORO||TRANSISINEWS — Sejumlah pemuda dan pemudi tani dari Kecamatan Kedungadem resmi membentuk Brigade Pangan sekaligus Kelompok Petani Milenial “Tunas Berkembang”.
Pembentukan wadah regenerasi petani ini disepakati melalui musyawarah yang berlangsung di Balai Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem, Jumat (31/7/2026).
Pembentukan organisasi ini merupakan bagian dari langkah nyata mendukung Program Brigade Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) guna memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi peran generasi muda di sektor pertanian.
Rapat musyawarah tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungadem Sandy Trifika, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kendung Moh. Sunjarno, Kepala Desa Kendung Mulyadi, serta seluruh jajaran calon pengurus petani milenial.
Melalui forum musyawarah, disepakati nama organisasi Kelompok Petani Milenial “Tunas Berkembang” dengan bersekretariat di Desa Kendung.
Kelompok ini diproyeksikan sebagai wadah kolaborasi pemuda tani dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Kedungadem untuk memajukan sektor pertanian yang lebih modern, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat tani.
Musyawarah menetapkan susunan kepengurusan utama, antara lain Verio Afana Abdillah sebagai Ketua, Sisyanto sebagai Wakil Ketua, Widodo sebagai Sekretaris, Oky Arianto Putra sebagai Bendahara, M. Yudi Firdaus sebagai Koordinator Produksi, Yoyok sebagai Koordinator Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Edi Purnomo sebagai Koordinator Kemitraan dan Pemasaran, serta Suyoki sebagai Koordinator SDM dan Pelatihan.
Organisasi ini mengusung sejumlah arah strategis, meliputi penguatan Program Brigade Pangan Kementan RI, peningkatan angka produksi dan produktivitas hasil panen, optimalisasi pemanfaatan lahan dengan penerapan teknologi modern, pengembangan usaha tani berbasis bisnis, hingga penyokong terwujudnya swasembada pangan nasional.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kendung, Moh. Sunjarno, menyampaikan bahwa pembentukan Brigade Pangan “Tunas Berkembang” menjadi momentum krusial dalam mendorong efektivitas regenerasi petani di wilayah Kecamatan Kedungadem.
”Generasi muda harus menjadi motor penggerak kemajuan sektor pertanian. Melalui Brigade Pangan Tunas Berkembang, kami berharap lahir petani-petani milenial yang adaptif terhadap teknologi, mampu mengelola usaha tani secara profesional, serta membangun kemitraan yang kuat. Pendampingan dari penyuluh akan terus kami lakukan agar kelompok ini berkembang menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Kedungadem,” ujar Sunjarno.
Ia menambahkan, hadirnya Brigade Pangan tidak sekadar berfokus pada kuantitas hasil produksi, melainkan menjadi wahana dalam membentuk jiwa kewirausahaan (entrepreneurship) bagi petani usia muda.
Dengan demikian, sektor pertanian diharapkan makin menarik, produktif, serta memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih tinggi.
Melalui terbentuknya Brigade Pangan “Tunas Berkembang”, inovasi dan kolaborasi baru dalam tata kelola pertanian modern diharapkan makin masif bergulir di Kecamatan Kedungadem, sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Bojonegoro dalam menjaga kedaulatan pangan daerah dan nasional.(sy/red)












