BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 195 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Sekolah, dan Jabatan Fungsional Tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (7/7/2026).
Prosesi pelantikan tersebut dipusatkan di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, Sekretaris Daerah Edi Susanto, jajaran staf ahli, para asisten sekda, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.
Dalam pelantikan kali ini, sejumlah pos penting yang sebelumnya kosong kini telah resmi terisi oleh pejabat definitif. Lima posisi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut adalah:
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida): Dilli Tri Wibowo
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo): Arif Afandy
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro: Moh. Akhmadi
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD): Heru Wicaksi
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP): Laela Nor Aeny
Bupati Setyo Wahono dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dilantik.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar proses administratif atau jenjang karier, melainkan momentum untuk meneguhkan amanah dan memperkuat komitmen pelayanan publik.
”Jabatan adalah sebuah kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja nyata, integritas, profesionalisme, serta dedikasi demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Bupati.
Bupati juga mengingatkan agar setiap kebijakan dan penganggaran yang dilakukan oleh pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat.
Setiap program kerja harus dirancang berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, bukan sekadar rutinitas formalitas tahunan.
”Setiap rupiah yang dianggarkan harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan hanya melanjutkan kebiasaan lama, tetapi pastikan setiap kebijakan benar-benar menghadirkan manfaat,” tegasnya.
Kepada para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati meminta agar mereka mampu berpikir visioner dan menerjemahkan visi kepala daerah ke dalam program konkret.
Sementara kepada pejabat administrator dan pengawas, ia berpesan untuk memperkuat efektivitas birokrasi, tertib administrasi, serta menjaga akuntabilitas tata kelola pemerintahan.
Perhatian khusus juga diberikan kepada para kepala sekolah yang baru dilantik. Menurut Bupati, kepala sekolah memegang peranan krusial dalam mencetak generasi Bojonegoro yang unggul dan berkarakter, terutama dalam membimbing siswa memanfaatkan teknologi secara bijak di era digital.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, menjaga loyalitas, serta mempertahankan netralitas sebagai aparatur sipil negara (ASN) demi mewujudkan pelayanan publik yang prima.(sy/*)













