Ads
Pemerintahan

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah Garansi Keamanan Data Masyarakat

syailendraachmad51
×

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah Garansi Keamanan Data Masyarakat

Sebarkan artikel ini
R4bc2rNq9iBg78G9

BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, menerima kunjungan resmi tim pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro di Rumah Dinas Wabup pada Jumat (19/6/2026) siang.

Kedatangan para petugas berbaju resmi ini dilakukan dalam rangka menyukseskan gelaran makro nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

​Petugas mitra statistik BPS disambut dengan penuh keramahan dan kehangatan oleh orang nomor dua di jajaran Pemkab Bojonegoro tersebut. Alur wawancara mendalam mengenai instrumen ekonomi domestik pun berlangsung interaktif, taktis, dan tanpa kendala teknis.

​Sensus Ekonomi 2026 ini dieksekusi secara masif dengan metode door-to-door alias dari rumah ke rumah.

Dalam operasionalnya di lapangan, para petugas pencacah menggunakan metode wawancara digital terintegrasi berbasis aplikasi gawai untuk akurasi data yang lebih presisi.

​Di sela-sela proses pencatatan data, Wabup Nurul Azizah memberikan garansi perlindungan hukum kepada publik.

Ia mengimbau agar masyarakat luas maupun para pelaku usaha di Bumi Angling Dharma tidak perlu merasa cemas atau khawatir mengenai aspek keamanan dan kerahasiaan informasi yang disetorkan.

​”Kami tegaskan bahwa seluruh data yang diberikan oleh masyarakat dijamin kerahasiaannya secara ketat oleh undang-undang. Perlu dicatat, basis data Sensus Ekonomi ini murni untuk kepentingan statistik pembangunan dan sama sekali tidak akan digunakan untuk keperluan regulasi perpajakan,” tegas Nurul Azizah menepis kekhawatiran warga.

​Lebih lanjut, srikandi birokrasi Bojonegoro ini mengetuk kesadaran kolektif warganya untuk menyambut terbuka kehadiran para petugas statistik.

Nurul meminta warga memberikan jawaban yang jujur dan objektif agar pemerintah memiliki kompas yang akurat dalam memetakan arah pertumbuhan ekonomi daerah.

​“Masyarakat Bojonegoro, ayo bersama-sama kita laksanakan dan sukseskan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung mulai tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus 2026. Pertanyaan-pertanyaan dari petugas lapangan mohon dijawab dengan fakta riil dan apa adanya, agar kita semua tahu secara makro berapa persisnya angka pertumbuhan ekonomi riil masyarakat Bojonegoro saat ini,” pesan Wabup Nurul.

​Guna mengantisipasi potensi penipuan atau oknum kejahatan yang memanfaatkan momentum sensus, Pemkab Bojonegoro bersama BPS merilis maklumat mengenai ciri-ciri fisik petugas pencacah resmi di lapangan.

​Setiap petugas SE2026 wajib dibekali dengan atribut seragam berupa rompi khusus Sensus Ekonomi 2026, mengalungkan tanda pengenal resmi yang dilengkapi dengan sistem pemindai keamanan QR Code, serta mengantongi surat tugas otentik yang ditandatangani oleh Kepala BPS Kabupaten Bojonegoro.

​Melalui kesadaran dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam menyuplai data valid, hasil akhir dari SE2026 ini diharapkan mampu melahirkan peta jalan kebijakan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, serta berdampak langsung pada penguatan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. (red/*)