Ads
NasionalRagamRegional

Maknai Hari Lahir Pancasila, PJI Bojonegoro Patungan Pasang Listrik Gratis untuk Warga Miskin

syailendraachmad51
×

Maknai Hari Lahir Pancasila, PJI Bojonegoro Patungan Pasang Listrik Gratis untuk Warga Miskin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260601 WA0187

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Momentum Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni 2026 diisi dengan aksi kemanusiaan nyata oleh insan pers yang tergabung dalam Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bojonegoro.

Mengusung spirit gotong royong, jajaran pengurus dan anggota PJI menyalurkan bantuan pemasangan instalasi listrik gratis bagi warga kurang mampu di Desa Prayungan (Kecamatan Sumberrejo) dan Desa Tumbrasanom (Kecamatan Kedungadem), Senin (1/6/2026).

​Bantuan ini menyasar dua rumah warga yang selama bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan penerangan karena terkendala biaya pasang baru PLN yang relatif mahal.

Dalam pelaksanaannya, PJI Bojonegoro menggandeng petugas teknis PLN serta relawan lokal untuk melakukan penataan instalasi kabel hingga pemberian subsidi token perdana agar listrik bisa langsung dinikmati.

​Ketua PJI Bojonegoro, Samsul Anam Dirgantara, menegaskan bahwa aksi sosial kemasyarakatan ini merupakan bentuk manifestasi dan pengamalan nyata dari nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya Sila ke-5, yakni Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

​“Refleksi Hari Lahir Pancasila tidak boleh mandek sebatas seremoni upacara saja. Kami di PJI Bojonegoro berkomitmen untuk turun langsung ke akar rumput. Energi listrik adalah hajat hidup sekaligus kebutuhan dasar masyarakat. Dengan kondisi rumah yang terang, anak-anak bisa belajar dengan nyaman dan kaum ibu bisa membuka peluang usaha rumahan. Ini wujud konkret kepedulian pers untuk masyarakat,” tegas Samsul Anam.

​Suntikan bantuan kemanusiaan ini tak pelak memantik rasa haru yang mendalam bagi para penerima manfaat.

Istikomah, salah satu warga yang rumahnya kini telah dialiri listrik mandiri, tak kuasa menahan air mata bahagianya.

​“Alhamdulillah, setelah bertahun-tahun harus menumpang aliran listrik dari tetangga sebelah, sekarang rumah kami sudah bisa terang sendiri. Matur nuwun sanget untuk seluruh bapak-bapak jurnalis PJI Bojonegoro yang sudah bermurah hati membantu keluarga kami,” ungkap Istikomah terbata-bata.

​Di tempat terpisah, Kepala Desa Prayungan turut melayangkan apresiasi tinggi atas inisiatif cerdas yang digagas oleh organisasi profesi wartawan ini.

Menurutnya, langkah jemput bola ini sangat membantu tugas pemerintah desa.

​“Sinergitas horizontal seperti inilah yang sebetulnya kita butuhkan di lapangan. Ketika Pemerintah Desa fokus pada pembangunan infrastruktur fasilitas umum, rekan-rekan PJI hadir mengisi ruang kosong dengan memberikan intervensi bantuan langsung yang menyasar hajat hidup warga miskin. Bersama-sama, kita wujudkan masyarakat yang lebih sejahtera,” urai Kades.

​Untuk diketahui, anggaran pembiayaan dalam menyukseskan program bantuan pemasangan listrik gratis ini murni bersumber dari hasil iuran bersama secara kolektif (patungan) dari internal pengurus serta anggota PJI Bojonegoro.

Program jaring pengaman sosial ini juga telah resmi dipetakan ke dalam dokumen agenda Program Kerja PJI Bojonegoro sepanjang Tahun Anggaran 2026.

​Aksi sosial ini bukan merupakan gebrakan perdana bagi PJI Bojonegoro. Sebagai catatan rekam jejak organisasi, pada kalender kegiatan tahun 2025 lalu, PJI Bojonegoro juga sukses menggelar aksi peduli ekologi lingkungan melalui gerakan penanaman bibit pohon nangka secara massal yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Gondang.

​Melalui konsistensi pergerakan ini, PJI Bojonegoro menegaskan bahwa pers memiliki tanggung jawab moral yang seimbang; tidak hanya tajam dalam menjalankan fungsi kontrol sosial lewat pena pemberitaan, namun juga adaptif dan responsif dalam mengulurkan tangan bagi kemaslahatan masyarakat.(red/*)