SURABAYA||TRANSISINEWS– Momen ulang tahun ke-39 menjadi hari yang sangat istimewa bagi Mabruroh, atau yang akrab disapa Burroh. Anak sulung dari 12 bersaudara pasangan almarhum Bapak Munaji dan Ibu Murati (Ibu Um) ini memilih kembali ke kampung halamannya di Tambak Sari, Surabaya, untuk merayakan hari kelahirannya, Jumat (15/5/2026).
Didampingi suami tercinta, Ishaq, dan putri bungsunya, Yasmin, Mabruroh menggelar acara syukuran di Plaza Delta, Jalan Pemuda, Surabaya, tepat pukul 13.25 WIB.
Perjalanan jauh dari Semarang menuju Surabaya ini dirasakannya bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan batin yang sarat makna.
Bagi Mabruroh, merayakan ulang tahun di tanah kelahiran adalah bentuk penghormatan tertinggi kepada sang ibu.
Ia meyakini bahwa doa ibu adalah kunci keselamatan dalam menjalani sisa usia.
“Jauh-jauh kami datang ke Surabaya bukan hanya untuk merayakan ulang tahun, tapi yang paling penting adalah memohon doa dan berkah dari ibu saya. Saya berharap sisa umur saya selalu diberikan keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat,” ungkap Mabruroh dengan penuh haru.
Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti pertemuan keluarga besar almarhum Bapak Munaji dan Ibu Um.
Sang ibu yang hadir dalam acara tersebut tak henti-hentinya memanjatkan doa tulus untuk putri sulungnya.
“Semoga anak-anakku, terutama Burroh, selalu diberikan kesehatan lahir dan batin, keberkahan umur, serta dimudahkan segala rezekinya,” ucap Ibu Um penuh kasih sayang.
Kebahagiaan senada juga terpancar dari wajah Ishaq. Sebagai suami, ia merasa bersyukur dapat mendampingi istrinya merayakan momen penting ini di kota asalnya.
“Kami sangat bahagia bisa melaksanakan syukuran di tanah kelahiran istri. Semoga keluarga kami selalu dilimpahi keberkahan dan menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” ujarnya.
Perayaan ini menjadi wujud nyata bakti dan rasa syukur Mabruroh kepada orang tua, sekaligus pengingat akan akar keluarga yang tetap terjaga erat meski jarak tempat tinggal kini memisahkan.(tss)













