BOJONEGORO||TRANSISINEWS– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Resepsi dan Awarding Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Ruang Angling Dharmo, Pemkab Bojonegoro, Jumat (27/03/2026).
Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang apresiasi bagi 19 tokoh dan lembaga yang dinilai berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah sepanjang tahun 2025-2026.
Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, menegaskan bahwa Angling Dharma Award merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi para pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas dan mendukung kemajuan Bojonegoro.
Mengusung tema “Penguatan Profesionalisme Wartawan dalam Mendukung Pembangunan Daerah Berkelanjutan”, PWI ingin memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat.
”Pers tidak hanya menjalankan fungsi kontrol sosial, tetapi juga menjadi jembatan informasi dan mitra pembangunan. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi kami kepada mereka yang memberikan kontribusi nyata,” ujar Sasmito.
Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, yang turut hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah kolaboratif PWI Bojonegoro.
Menurutnya, pers yang sehat harus mampu menjaga independensi dan kode etik sembari membangun sinergi produktif dengan berbagai elemen.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono memuji peran insan pers yang selama ini mengawal pembangunan melalui pemberitaan profesional dan bertanggung jawab.
“Pemerintah membutuhkan media yang kritis namun tetap objektif sebagai penyambung kebijakan kepada masyarakat,” tutur Bupati.
Penghargaan tahun ini terbagi dalam tujuh kategori utama yang mencakup berbagai sektor kehidupan masyarakat:
Kepala Daerah Penggerak Kesejahteraan: Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah.
Aparat Penegak Hukum & Keamanan: Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Kajari Bojonegoro Zondri, S.H., dan Kalapas Bojonegoro Hari Winarca.
Tokoh Politik Inspirasi: Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar dan Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto.
Pemberdayaan Ekonomi (Dunia Usaha): EMCL, PEPC, PT Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, dan PT ADS.
Tokoh Penyeimbang Pembangunan: Budi Irawanto (Wabup Bojonegoro 2018–2023) dan Kuzaini (Wartawan Senior).
Tokoh Budaya & Kesenian: Wahyu Subakdiono (Ketua BKP) dan Suyanto (Budayawan).
Perempuan Tangguh: Sri Wahyuni (Kesehatan), Mesa Indri Savita (Guru Inspiratif), dan Nafidatul Hima (Perlindungan Perempuan & Anak).
Acara ini dihadiri oleh sekitar 150 undangan, termasuk unsur Forkopimda, pimpinan perusahaan, organisasi profesi pers (SMSI, JMSI, IJTI dan AJI), serta perwakilan PWI dari wilayah Tuban, Lamongan, dan Gresik.
Melalui momentum HPN 2026, PWI Bojonegoro berkomitmen untuk terus meningkatkan integritas wartawan demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(red)













