BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Estafet kepemimpinan gerakan pemberdayaan keluarga di Kabupaten Bojonegoro resmi berganti. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, melantik secara serentak Ketua TP PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu untuk 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Pelantikan ini menjadi instruksi bagi para penggerak di tingkat akar rumput untuk segera terjun ke lapangan. Cantika menegaskan bahwa PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan dalam membangun fondasi kesehatan serta kesejahteraan keluarga di masyarakat.
Dalam sambutannya, Cantika Wahono memberikan apresiasi atas deretan prestasi yang telah diraih TP PKK dan Posyandu selama ini. Namun, ia memberikan catatan tajam agar para kader tidak lantas berpuas diri dengan penghargaan yang ada.
“Berbagai prestasi sudah diraih, tapi itu harus jadi pemicu untuk lebih baik lagi. Masih banyak PR besar yang menunggu kita, terutama soal penurunan prevalensi stunting,” tegas Cantika.
Ia mengingatkan bahwa sinergi antar pengurus adalah kunci keberhasilan organisasi.
Program-program strategis diharapkan tidak hanya kuat secara administratif, namun harus dirasakan dampak nyatanya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Terdapat tiga fokus utama yang ditekankan dalam pengabdian ke depan:
Kesehatan dan Pendidikan: Memperkuat peran Posyandu sebagai benteng pertama kesehatan anak.
Ketahanan Keluarga: Menciptakan lingkungan domestik yang sehat dan harmonis.
Ketahanan Pangan: Memastikan setiap keluarga mampu berdikari secara ekonomi dan nutrisi.
Menutup arahannya, istri orang nomor satu di Bojonegoro ini berpesan agar seluruh kader terus mengasah kompetensi. Menurutnya, semangat pengabdian harus dibarengi dengan ilmu yang mumpuni agar pelayanan kepada warga dapat berjalan maksimal.
“Saya berharap kita semua menjaga semangat ini demi mewujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan,” pungkasnya.(red/pim)













