Ads
TNI

Talud Sungai Ngegong Ambrol Diguyur Hujan Deras, Warga Jatiprahu Trenggalek Siaga Bencana

syailendraachmad51
×

Talud Sungai Ngegong Ambrol Diguyur Hujan Deras, Warga Jatiprahu Trenggalek Siaga Bencana

Sebarkan artikel ini
IMG 20260225 WA0189 copy 1280x886

 

​TRENGGALEK||TRANSISINEWS– Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek memicu bencana tanah longsor dan kerusakan infrastruktur.

Plengsengan penahan tanah di Dusun Ngegong, Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan, dilaporkan ambrol akibat tergerus derasnya arus sungai, Rabu (25/2/2026).

​Konstruksi talud sepanjang kurang lebih 10 meter di RT 28 RW 05 tersebut runtuh setelah pondasinya tak mampu menahan luapan debit air Sungai Ngegong yang meningkat signifikan sejak awal pekan. Material tanah yang labil mempercepat pergeseran hingga menimbun tepi sungai.

​Mendapat laporan warga, Babinsa Desa Jatiprahu dari Koramil 0806-08/Karangan, Serka Marsudi, langsung melakukan peninjauan lokasi.

Langkah ini diambil untuk memetakan risiko dan memastikan keamanan pemukiman warga yang berada tepat di bantaran sungai.

​”Pondasinya tergerus air sehingga tidak mampu lagi menahan beban tanah di atasnya. Kerusakan ini mencapai sekitar 10 meter,” jelas Serka Marsudi saat mendata dampak kerusakan.

​Meski dipastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, pihak TNI mengingatkan bahwa potensi longsor susulan masih sangat tinggi, terutama jika cuaca ekstrem terus berlanjut di wilayah Karangan.

​Warga setempat mengungkapkan kekhawatirannya jika hujan deras kembali turun dalam durasi lama.

Saat ini, warga bersama perangkat desa mulai melakukan kerja bakti pembersihan sisa material sembari menunggu adanya penanganan darurat dari instansi terkait agar kerusakan tidak merembet ke akses jalan desa.

​Aparat kewilayahan telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan.

Masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai diminta tetap siaga dan segera melapor jika menemukan retakan tanah baru di sekitar hunian mereka.

​Hingga saat ini, Pemerintah Kecamatan Karangan dan jajaran Kodim 0806/Trenggalek terus memantau perkembangan situasi di lapangan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih akan membayangi wilayah Trenggalek dalam beberapa hari ke depan.(red)