BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah telah menyelesaikan 100 hari pertama kepemimpinan mereka di Bojonegoro, sejak dilantik pada 20 Februari 2025. Dalam periode ini, mereka telah menunjukkan komitmen kuat untuk mewujudkan visi “Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan” dengan berbagai program dan kebijakan yang pro-rakyat.
Dengan semangat kepemimpinan santun dan penuh empati, mereka telah berhasil menggerakkan seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Bojonegoro.
Hasilnya, dalam 100 hari kerja, delapan quick win berhasil dirampungkan, menjadi tonggak penting yang menggembirakan dan memberi harapan besar bagi masa depan Bojonegoro.
*8 Quick Win yang Dicapai:*
1. *Transparansi yang Menghubungkan Hati*: Pemkab Bojonegoro menggelar Dialog Interaktif (SAPA BUPATI) dan program Medhayoh untuk meningkatkan transparansi dan komunikasi dengan masyarakat. Masyarakat dapat menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati melalui WhatsApp dan dialog interaktif.
2. *Mengentaskan Kemiskinan dengan Memberdayakan*: Program GAYATRI (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri) dan program lainnya untuk memberdayakan warga miskin dan meningkatkan kesejahteraan petani. Program ini diharapkan dapat membantu penurunan angka kemiskinan di Bojonegoro.
3. *Revitalisasi BUMD untuk Masa Depan*: Pemkab Bojonegoro telah menuntaskan rencana dana abadi Pendidikan dan memaksimalkan peran BUMD Pangan Mandiri. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan ketahanan pangan di Bojonegoro.
4. *Mengalirkan Air Kehidupan*: Program Instalasi Pemanenan Air Hujan (IPAH) dan pengelolaan air dari hulu ke hilir untuk lahan pertanian. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produksi pertanian dan mengurangi risiko kekeringan.
5. *Pendidikan Unggul, Generasi Hebat*: Beasiswa untuk 10 sarjana 1 desa, beasiswa scientist, dan beasiswa tugas akhir, serta pembukaan SMAN 2 Pamong Praja. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kesempatan bagi generasi muda Bojonegoro.
6. *Layanan Kesehatan Semakin Prima*: Pusat Layanan Jantung Terpadu di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo dan program lainnya untuk meningkatkan layanan kesehatan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan mengurangi risiko penyakit jantung.
7. *Lingkungan Bersih dan Hijau*: Program penghijauan dan bank sampah untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan hijau. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya lingkungan yang bersih dan hijau.
8. *Tata Kelola Pemerintahan yang Adil dan Inklusif*: Pengangkatan 4.001 honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan perbaikan SOTK untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan pegawai.
*Kebersamaan Jadi Fondasi*: Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam membangun Bojonegoro. Mereka mengajak masyarakat untuk terus bergandengan tangan dan melangkah maju untuk mewujudkan Bojonegoro yang lebih maju dan bermartabat.
Dengan capaian-capaian tersebut, Bojonegoro semakin optimis dalam mewujudkan visi “Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.”
Semoga kebersamaan dan kerja keras semua pihak dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.(sy)













