TUBAN||TRANSISINEWS-Dalam sebuah insiden yang mengejutkan, Kepala Desa Bogorejo, Nuril Achtiar, dan seorang warga desa lainnya bernama Tony menjadi korban pengeroyokan di Glamour Cafe & Karaoke yang terletak di Jalan Pantura Tuban-Semarang, pada dini hari Minggu, 25 Mei 2025, sekitar pukul 02.15.
Luka memar di kepala dan sobek di mulut menjadi bukti kekerasan yang dialami oleh kedua korban. Beruntung, anggota Jatanras Polres Tuban yang menerima laporan masyarakat, bergerak cepat dan berhasil membubarkan massa yang berada di halaman Glamour Cafe dalam waktu kurang dari 10 menit.
Diduga, pelaku pengeroyokan berasal dari Kecamatan Kerek dan berdasarkan informasi yang dihimpun awak media ini, pemicu pengeroyokan diduga karena faktor ketersinggungan antara kedua belah pihak yang dipicu oleh pengaruh minuman keras.
Perlu dipertanyakan, bagaimana seorang Kepala Desa yang seharusnya menjadi panutan dan teladan bagi masyarakatnya, bisa terlibat dalam keributan di tempat hiburan malam?
Apakah ini contoh kepemimpinan yang baik?
Tindakan ini patut dipertanyakan dan mungkin memerlukan evaluasi lebih lanjut tentang kinerja dan perilaku Kepala Desa?
Pihak Polres Tuban menunjukkan respons cepat dan efektif dalam menangani kasus ini. Dengan respons cepat dan tindakan tegas ini, Polres Tuban menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.(sy)












