Ads
Pemerintahan

Bojonegoro Bidik Pengakuan UNESCO Global Geopark

syailendraachmad51
×

Bojonegoro Bidik Pengakuan UNESCO Global Geopark

Sebarkan artikel ini
Img 20250429 wa0125

BOJONEGORO||TRANSISINEWS-Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menginstruksikan agar potensi geopark di Bojonegoro dapat menjadi alternatif pariwisata yang menarik. Bojonegoro memiliki 16 geosite, 3 biosite, dan 8 culture site yang telah diakui sebagai Geopark Bojonegoro oleh KNGI sejak 2017.

Dengan tema Petroleum dan Gas, Bojonegoro berupaya mendapatkan pengakuan internasional sebagai UNESCO Global Geopark. Bupati Setyo Wahono menyatakan bahwa Bojonegoro memiliki kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, dan warisan budaya yang unik dan tak ternilai harganya.

“Geopark Bojonegoro adalah satu-satunya Geopark di Pulau Jawa yang mengangkat Tema Petroleum dan Gas. Dan memiliki cadangan Minyak Bumi di Desa Wonocolo sebagai Reservior terdangkal di Indonesia bahkan Dunia yakni sekitar 100 meter,” kata Bupati Senin (28/04).

Dengan pengakuan UNESCO, Bojonegoro berharap dapat meningkatkan pariwisata, ekonomi lokal, dan edukasi ilmiah. Beberapa obyek Kawasan Cagar Alam Geologi di Bojonegoro yang berpotensi menjadi daya tarik internasional antara lain:

 

– Petroleum System Wonocolo di Kecamatan Kedewaan

– Struktur Antiklin Kawengan di Kecamatan Kedewaan

– Kayangan Api di Kecamatan Ngasem

– Kedung Lantung di Kecamatan Sugihwaras

– Fosil Gigi Hiu di Kecamatan Temayang

Bupati Setyo Wahono juga menyatakan bahwa Pemkab Bojonegoro akan mendukung penuh upaya menjadikan Bojonegoro sebagai UNESCO Global Geopark. “Kami akan siapkan regulasi, sumber daya sebagaimana prinsip UGGp (UNESCO Global Geopark) yaitu Pelestarian, Edukasi, dan Pembangunan Berkelanjutan,” kata Bupati.

Dengan demikian, Bojonegoro berharap dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata internasional yang menarik dan dapat meningkatkan ekonomi lokal serta melestarikan warisan geologi dan budaya.(sy)