Ads
NasionalPemerintahan

NU Tetapkan Awal Ramadhan 1446H Melalui Pemantauan Hilal

syailendraachmad51
×

NU Tetapkan Awal Ramadhan 1446H Melalui Pemantauan Hilal

Sebarkan artikel ini
Img 20250228 010424

JAKARTA||TRANSISI NEWS-Bulan Suci Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, bulan yang dinantikan oleh berjuta umat muslim di seluruh belahan dunia. Keutamaan Bulan Ramadhan sangat besar karena bulan ini dipenuhi dengan Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan dari Allah SWT.

 

Sama halnya di Indonesia, momen ini sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim, namun karena keberagaman terjadi perbedaan penetapan.

 

Perbedaan pendapat ini terjadi karena adanya beda dalam memahami nash (dalil) dan metode pengambilan hukumnya (istinbath). NU menggunakan metode rukyat (mengamati hilal secara langsung), sedangkan Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan).

 

Ketua Umum Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Pusat, KH. Yahya Cholil Staquf, mengatakan bahwa pihaknya akan menetapkan awal bulan Ramadhan 1446 Hijriah melalui pemantauan hilal.

 

“Pemantauan hilal akan dilaksanakan pada 29 Sya’ban 1446 H, yang jatuh pada tahun 2025, di beberapa titik”, terangnya.

 

Menurut KH. Yahya, jika pada 29 Sya’ban hilal sudah terlihat, makal keesokan harinya akan ditetapkan sebagai 1 Ramadhan, dan umat Islam diwajibkan untuk berpuasa.

 

“Namun, jika hilal belum terlihat, maka bulan Sya’ban akan disempurnakan menjadi 30 hari sebelum memasuki bulan Ramadhan”, tegasnya. (sy)