Papua Barat- Transisinews.com. Aksi damai Keluarga Warinussy beberapa waktu yang lalu, dengan tema menuntut keadilan terhadap Pihak Penegak Hukum, atas terkaitnya percobaan pembunuhan terhadap dirinya, yang sudah berjalan 3 bulan, saat ini mulai ada titik temu.
Yan Cristian Warinussy Sebagai Advokat dan Pengacara serta Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari menyampaikan kepada awak media, hari ini Jumat 18 Oktober 2024 di kediamannya.
“pertema- tama saya pribadi memberi apresiasi kepada Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Selaku Penyidik Ajun Komisaris Polisi (AKP) D.Raja Putra Napitupulu, S.I.K, MM dan jajarannya
telah menunjukkan progress (kemajuan) dalam menyidik perkara dugaan percobaan pembunuhan dan atau penganiayaan yang saya alami ada Rabu (17/7) di Jalan Yos Sudarso, Sanggeng- Manokwari. Ucap Warinussy
Warinussy Menambahkan, Kemajuan dimaksud adalah sehari setelah saya dan istri tercinta Ny.Merry Wambrauw melakukan aksi damai Membisu pada Kamis 17 Oktober 2024 ditempat Kejadian Perkara (TKP), Kasat Reskrim tersebut telah mengirimkan Surat Nomor : B/159/X/RES.1.7/2024/Reskrim, tanggal 18 Oktober 2024 perihal Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) kepada saya selaku korban dengan tembusan kepada Pengawas Penyidikan,
Pelapor yaitu rekan saya Advokat Demianus Waney, SH, MH serta keadaan terlapor. Di dalam SP2HP tersebut dijelaskan bahwa penyidik Polresta Manokwari telah melakukan/menerbitkan/memeriksa terhadap dokter Rumah Sakit Umum Provinsi Papua Barat. Selain itu, kami telah memperoleh informasi termasa bahwa berkas perkara telah siap untuk dijilid setelah penyidik menangkap dan membawa terduga pelaku.” Kata Warinussy
Hal ini menurut saya sebagai sesama pejabat Penegak Hukum sangat urgen (penting). Karena dengan begitu maka akan semakin jelas keberadaan terduga pelaku serta perbuatannya merupakan inisiatif pribadi pelaku atau siapa yang menyuruh dan atau yang menggerakkan dia/mereka untuk melakukan percobaan pembunuhan atau penganiayaan terhadap saya secara pribadi pada saat itu (Rabu, 17/7). Jelas Warinussy
Kami sekeluarga akan bersabar menantikan langkah Kasat Reskrim dan jajarannya melakukan upaya menangkap dan membawa oknum terduga pelaku ke hadapan hukum.”Pungkasnya.












