Program TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro ini memang dirancang untuk mempercepat roda pembangunan Desa Kesongo.
Namun, pendekatan persuasif dan humanis seperti yang dilakukan Serda Risky, membuktikan bahwa TNI senantiasa menempatkan rakyat sebagai ruh utama perjuangan.
Melalui obrolan ringan di ladang tembakau ini, personel Satgas TMMD dapat menyerap aspirasi warga, mendengar keluh kesah pertanian, sekaligus memberikan motivasi moral kepada masyarakat agar tetap semangat beraktivitas.
Bagi warga Desa Kesongo, kehadiran para prajurit yang ramah dan ringan tangan memberikan warna baru di desa mereka.
Mereka tidak lagi melihat TNI sebagai sosok yang kaku, melainkan sebagai anak, saudara, dan pelindung yang siap membantu kapan saja.
Sejak dimulai pada 15 Juli yang lalu, kegiatan program di Desa Kesongo ini akan ditutup 13 Agustus 2026 mendatang.
Kegiatan program tersebut mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”.
Ada tujuh sasaran fisik yang dikerjakan program ini, pembangunan jalan cor beton di Dusun Mundu dan Kedungpandan.
Kemudian ada pembangunan sumur bor dan drainase, rehab sekolah, normalisasi sungai, serta peningkatan kualitas rumah tinggal layak huni.(sy)













