Selain menjadi pelanggan tetap selama pelaksanaan TMMD, mereka juga kerap berbincang santai dengan warga sehingga tercipta suasana kekeluargaan.
Program TMMD ke-129 memang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan cor beton, jembatan, drainase, peningkatan kualitas Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH), pembangunan sumur bor, dan rehabilitasi ruang kelas sekolah.
Kehadiran ratusan personel Satgas TMMD di Desa Kesongo juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal.
Warung makan, warung kopi, toko kelontong, hingga pelaku usaha mikro lainnya turut merasakan meningkatnya aktivitas ekonomi selama program berlangsung.
Perputaran uang di desa menjadi lebih hidup seiring meningkatnya jumlah pembeli.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa manfaat TMMD tidak hanya dirasakan melalui hasil pembangunan yang bersifat jangka panjang, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Bagi Lasmi dan para pelaku UMKM lainnya, TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan desa, tetapi juga menjadi sumber rezeki yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga.
Kehadiran para prajurit TNI di tengah masyarakat menjadi penggerak ekonomi lokal sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan warga Desa Kesongo.(sy)













