Selain membantu menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat, Linmas juga berperan dalam penanganan awal bencana, pengamanan kegiatan masyarakat, hingga mendukung pelaksanaan pesta demokrasi seperti pemilihan kepala desa maupun pemilu.
“Setiap kejadian di lingkungan harus diketahui Linmas, jangan menunggu masalah menjadi besar. Pencegahan jauh lebih penting, daripada penanganan setelah kejadian,” tegas Sahlan.
Dia juga meminta, anggota Linmas aktif mendokumentasikan setiap kegiatan pengamanan maupun penanganan bencana sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus laporan kinerja.
Ditempat yang sama, Kapolsek Kedungadem, AKP Mat Suiswanto, dalam materinya mengingatkan pentingnya menghidupkan kembali budaya ronda dan pos keamanan lingkungan sebagai langkah pencegahan tindak kriminal.
Menurutnya, Linmas harus mengenali kondisi wilayahnya, mengetahui setiap pendatang baru, serta cepat melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Linmas adalah ujung tombak keamanan desa. Kepekaan terhadap lingkungan menjadi modal utama untuk mencegah tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Ia juga membekali peserta dengan pengetahuan dasar pengaturan lalu lintas, teknik menghentikan kendaraan secara aman, hingga kewaspadaan terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dilingkungan masyarakat.
Kapolsek Kedungadem juga menekankan pentingnya untuk menjaga kerukunan, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Bintara Tinggi Tata Usaha dan Urusan Dalam (Bati Tuud) Koramil 0813-08/Kedungadem, Peltu Lasuri, mengajak seluruh anggota Linmas untuk berpartisipasi aktif mendukung seluruh rangkaian kegiatan program TMMD ke- 129 di Desa Kesongo.
Linmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu tenaga dalam pelaksanaan pembangunan fisik maupun kegiatan sosial selama TMMD berlangsung dari tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026.
“Kemampuan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun bencana, harus dimiliki setiap anggota Linmas. Sehingg setiap persoalan dapat dicegah, sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar,” pungkasnya.
Diakhir kegiatan, para peserta mengikuti praktik lapangan berupa latihan dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) seperti sikap sempurna, penghormatan hingga simulasi tugas pengamanan yang dipandu langsung oleh personel TNI-Polri Kedungadem.
Melalui peningkatan kapasitas ini, diharapkan Satlinmas Desa Kesongo semakin profesional, sigap dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah, TNI, serta Polri dalam menjaga keamanan masyarakat sekaligus menyukseskan pelaksanaan TMMD ke- 129 di Kabupaten Bojonegoro.(sy/red)













