Ads
Pemerintahan

Tiga Peringatan Satu Misi: Pemkab Bojonegoro Pondasi Ekonomi dan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

syailendraachmad51
×

Tiga Peringatan Satu Misi: Pemkab Bojonegoro Pondasi Ekonomi dan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
ZQOR4ae6I5QgdoBY

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar upacara gabungan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional ke-79, Hari Keluarga Nasional ke-33, dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Jumat (17/7/2026), di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Daerah, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, pengurus koperasi, serta tamu undangan lainnya.

 

Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, “Ayah Wajib Hadir”, dan “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, peringatan tiga momentum nasional ini menjadi pengingat pentingnya membangun bangsa melalui penguatan ekonomi kerakyatan, ketahanan keluarga, dan perlindungan anak.

 

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa ketiga peringatan tersebut memiliki keterkaitan yang erat sebagai fondasi pembangunan bangsa. Menurutnya, koperasi menjadi pilar penguatan ekonomi masyarakat, sementara keluarga dan anak merupakan penentu kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

 

Bupati menegaskan koperasi harus terus bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, akuntabel, dan berbasis digital. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, lanjutnya, terus mendorong koperasi agar mampu mengelola sektor-sektor strategis daerah sekaligus menjadi motor penggerak hilirisasi produk lokal.

 

 

 

“Koperasi di Bojonegoro harus hadir sebagai penyerap utama hasil bumi daerah, memimpin hilirisasi produk lokal mulai dari sektor pertanian, padi, tembakau, bawang merah hingga peternakan. Dengan begitu, nilai tambah ekonomi akan kembali dinikmati oleh petani dan peternak kita sendiri,” ujarnya.

 

Ia juga mengajak koperasi memanfaatkan ekosistem digital melalui sistem pembayaran elektronik dan melibatkan generasi muda dalam pengelolaannya. Menurutnya, koperasi yang tangguh secara bisnis dan mandiri secara kelembagaan akan menjadi kekuatan dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *