“Sembari Warinussy Menambahkan, Bahkan tembusan laporan nya juga Sudah disampaikan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Polri, Polda Papua Barat, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat hingga Polresta Manokwari. Dalam kesimpulan laporan tersebut dinyatakan bahwa diduga kuat terjadi perbuatan melawan hukum,
memperkaya diri orang atau badan lain dan menyalahgunakan kewenangan karena jabatan/kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara secara langsung atau tidak langsung. Pihak yang diduga terlibat adalah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari. Sehingga demi terwujudnya transparansi penegakan hukum, maka informasi pertama sangat diperlukan dari Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari.”tutup Warinussy