Ads
PemerintahanRagamRegional

Tanpa Potong dan Jahit, Workshop Styling Hack BWBF 2026 Sulap Wastra Bojonegoro Jadi Busana Streetwear

syailendraachmad51
×

Tanpa Potong dan Jahit, Workshop Styling Hack BWBF 2026 Sulap Wastra Bojonegoro Jadi Busana Streetwear

Sebarkan artikel ini
1000335193 copy 1024x576

BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Hari kedua perhelatan Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF) 2026 tak hanya menjadi ruang unjuk karya batik statis, melainkan bertransformasi menjadi panggung kreativitas bagi generasi muda.

Melalui workshop bertajuk Styling Hack & Draping yang digelar pada Kamis (18/6/2026), peserta diajak mendobrak pakem lama agar Wastra Bojonegoro tampil lebih fleksibel, modern, dan adaptif dengan tren mode masa kini.

​Dalam sesi edukasi interaktif tersebut, para peserta digembleng materi tentang teknik dasar styling dan draping, yaitu sebuah seni melilit dan membentuk busana langsung dari selembar kain utuh tanpa melalui proses pemotongan maupun penjahitan.

Hasilnya, kain Wastra Bojonegoro sukses disulap menjadi beragam tampilan gaya jalanan (streetwear) yang kasual namun sarat akan karakter budaya lokal.

​Hadir sebagai narasumber, desainer Vicky Anasta atau yang populer disapa Esa Dega, memaparkan pandangan bahwa kain tradisional tidak selamanya harus dikurung dalam stigma pakaian formal atau busana kondangan.

Dengan sentuhan kreativitas yang tepat, wastra daerah sangat potensial menjadi bagian dari gaya hidup urban harian tanpa melunturkan nilai filosofis di dalamnya.

​Untuk mewujudkan hal itu, para peserta dibekali tiga prinsip utama dalam dunia styling, yakni penataan proporsi tubuh (proportion), pembentukan bayangan siluet busana (silhouette), dan teknik penumpukan pakaian (layering).

Melalui kombinasi teknik ini, selembar kain batik mampu memancarkan dimensi baru yang modis sekaligus nyaman untuk mobilitas tinggi.

​Tak sekadar dicekoki teori, workshop berjalan sangat dinamis dan interaktif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *