Menjaga komitmen persatuan dan menghormati keberagaman (kebinekaan).
Aktif menjaga stabilitas keamanan lingkungan sekitar.
Memberikan kontribusi positif dan solutif bagi dinamika masyarakat.
Kolonel Arm Untoro Hariyanto juga mengingatkan seluruh peserta mengenai pergeseran bentuk ancaman di era keterbukaan informasi saat ini.
Menurutnya, potensi disintegrasi bangsa kini masif muncul dalam bentuk digital, seperti penyebaran berita bohong (hoax), infiltrasi paham yang bertentangan dengan nilai luhur Pancasila, serta berbagai pengaruh negatif yang dapat mengikis rasa nasionalisme generasi muda.
Menyikapi tantangan pelik tersebut, Keluarga Besar TNI (KBT) diharapkan mampu memosisikan diri sebagai role model (contoh teladan) dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus bertindak sebagai agen pemersatu bangsa yang meluruskan berbagai distorsi informasi.
Melalui penyelenggaraan pembinaan ini, Danrem berharap seluruh elemen KBT terus memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial, serta menjadi pelopor garda depan dalam menjaga keutuhan NKRI.
Ia juga berpesan agar nilai-nilai bela negara tidak sekadar menjadi jargon, melainkan dijadikan landasan moral utama dalam kehidupan sehari-hari.(red)













