Guna melancarkan program makro ini, LPPM Unigoro menggandeng mitra strategis internasional, yakni Yayasan Dejavato.
Komposisi tim yang diberangkatkan dalam satu kelompok ini sengaja dirancang secara multidisiplin ilmu agar mampu mengurai problem kemasyarakatan dari berbagai sudut pandang ilmiah. Sebanyak 10 mahasiswa berprestasi tersebut terdiri dari:
5 Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Sipil
2 Mahasiswa Program Studi Hukum
2 Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik
1 Mahasiswa Program Studi Agribisnis
Dalam eksekusinya nanti, KKN Internasional Unigoro di Kota Hat Yai akan mengunci fokus utama pada program pelayanan masyarakat (community service) yang menyasar langsung pada pemenuhan kebutuhan sosial, edukasi, serta penataan lingkungan hidup di pemukiman lokal.
Sinergi ilmu teknik, hukum, tata kelola publik, dan agraria yang dibawa oleh mahasiswa Yellow Campus—julukan Unigoro—ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak konkret bagi masyarakat Songkhla, tetapi juga pulang membawa portofolio internasional serta pengalaman global yang bernilai tinggi demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro. (*/red)













