Sidoarjo, Transisinews.com-12 OKTOBER 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (PLN UIP JBTB) kembali menorehkan pencapaian strategis dalam memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Jawa Timur. Melalui Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Timur dan Bali 1 (UPP JBTB 1), PLN sukses melaksanakan pemberian tegangan pertama (energize) pada infrastruktur kelistrikan vital GIS 150 kV Waru New, yang mencakup tiga jaringan utama yaitu, Bay Line Waru 1 & SKTT 150 kV Waru – Waru New Sirkit 1, Bay Line Rungkut 1 & SKTT 150 kV Waru New– Rungkut Sirkit 1, Bay Kopel GIS 150 kV Waru New.
Keberhasilan energize sistem GIS dan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150 kV ini memberi manfaat langsung bagi daya andal Sistem Kelistrikan Surabaya Metropolis. Proyek ini menjadi bagian penting dari tahapan rantai pembangunan mega proyek GISTET 500 kV Waru serta Pekerjaan Waru – Krian Associated guna memperkuat tulang punggung (backbone) penyaluran energi listrik di kawasan metropolitan Sidoarjo dan Surabaya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan pengujian fasilitas kelistrikan (commissioning) serta pemenuhan persyaratan teknis secara ketat hingga diterbitkannya Rekomendasi Laik Bertegangan (RLB), yang menyatakan seluruh peralatan dan subsistem aman serta laik dioperasikan secara penuh.
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim PLN UIP JBTB, UPP JBTB 1, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), PLN Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro), Kementerian ESDM, serta seluruh stakeholder dan masyarakat setempat atas dukungan penuh sehingga proyek ini dapat rampung dengan aman dan memenuhi prinsip Zero Accident.
“Pemberian tegangan (energize) GIS 150 kV Waru New beserta SKTT 150 kV Waru – Waru New sirkit 1 dan Waru New – Rungkut sirkit 1 ini merupakan bukti nyata komitmen PLN dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik di titik-titik krusial penopang ekonomi Jawa Timur. Pengoperasian teknologi “Teknologi Gas Insulated Substation (GIS) merupakan solusi gardu induk tegangan tinggi yang menggunakan gas isolasi dalam peralatan bertegangan, sehingga memiliki desain kompak, efisiensi penggunaan lahan, serta keandalan tinggi dan perlindungan yang baik terhadap pengaruh lingkungan,” ujar Hendro Prasetyawan.
Hendro menambahkan bahwa pengerjaan proyek kelistrikan di kawasan perkotaan dan bisnis ini menuntut presisi tinggi serta penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat.
“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan ini tidak hanya bertujuan memperkuat fleksibilitas kaskade sistem penyaluran antara Sidoarjo dan Surabaya Metropolis, melainkan juga membuktikan kepedulian dan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan energi listrik yang andal, berkualitas, serta ramah lingkungan secara berkesinambungan,” tegas Hendro.
Sementara itu, Manager UPP JBTB 1, Ardo CH Situmorang, menjelaskan secara mendetail mengenai peran teknis dan strategis dari tahapan energize ini bagi penguatan sistem kelistrikan Surabaya Metropolis dan integrasi proyek GISTET 500 kV Waru.
“Tahapan energize ini merupakan milestone yang sangat krusial, Keberhasilan pengoperasian Bay Line Waru 1, SKTT Waru New – Waru, Bay Line Rungkut 1, SKTT Waru New – Rungkut, serta Bay Kopel GIS 150 kV Waru New tidak hanya langsung meningkatkan keandalan dan fleksibilitas pasokan listrik di Sistem Surabaya Metropolis, tetapi juga menjadi fondasi dan tahapan persiapan teknis yang penting dalam mendukung penyelesaian mega proyek GISTET 500 kV Waru serta Pekerjaan Waru – Krian Associated,” ungkap Ardo CH Situmorang.
Ardo menambahkan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan dilaksanakan dengan pengawasan ketat dan koordinasi intensif bersama pihak-pihak terkait.
“Energize dilakukan setelah RLB diterbitkan dan fasilitas dinyatakan laik diberi tegangan selama 24 jam. Proses manuver dilaksanakan sesuai SOP UP2B dengan pengawasan ketat di lapangan untuk memastikan seluruh peralatan bekerja optimal. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim dan pemangku kepentingan yang terus mengawal proyek ini dengan mengedepankan aspek keselamatan (K3) serta kualitas terbaik,” tutup Ardo.
Keberhasilan pengoperasian GIS 150 kV Waru New ini mempertegas peran PLN UIP JBTB dalam terus mengawal ketersediaan energi listrik yang handal dan bermutu tinggi demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di wilayah Jawa Timur, Madura, dan Bali. (@dex)













