BOJONEGORO||TRANSISINEWS – Menegaskan komitmen kemanunggalan yang kokoh dan kepedulian mendalam terhadap urusan kemanusiaan, sebanyak 25 prajurit petarung dari Yonif TP 885/Belibis Putih diterjunkan untuk mengikuti aksi bakti kesehatan donor darah.
Kegiatan sosial ini digelar di RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, Sabtu (20/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara.
Aksi donor darah lintas institusi ini menjadi bukti autentik dari mesranya sinergitas antara TNI, Polri, tenaga medis, serta instansi pemerintahan di akar rumput dalam bergotong royong mengamankan pasokan dan stok kantong darah bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis darurat.
Sebelum jarum donor ditancapkan, puluhan prajurit tangguh ini wajib melewati barisan meja skrining ketat oleh tim dokter.
Proses pemeriksaan kesehatan (medical check-up) berkala ini meliputi monitoring tanda-tanda vital, pengecekan tekanan darah (tensi), ambang batas kadar hemoglobin (HB), hingga penelusuran riwayat medis komprehensif.
Langkah ini dilakukan demi menjamin kesterilan serta kelayakan sel darah yang akan didonorkan.
Gelombang donor darah massal ini berjalan dengan sangat tertib, aman, dan sarat akan atmosfer kepedulian yang tinggi.
Kehadiran delegasi Yonif TP 885/Belibis Putih ini merepresentasikan bahwa korps baret hijau senantiasa siap siaga hadir di garis depan, tidak hanya dalam urusan pertahanan negara, tetapi juga dalam operasi kemanusiaan yang menyangkut nyawa masyarakat luas.
Apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih mendalam dilayangkan oleh Kasubbagwasintern RS Bhayangkara Wahyu Tutuko Bojonegoro, Kompol Iwan Ariefrianto, S.H., M.A.P., atas kerelaan dan antusiasme para prajurit yang bersedia meluangkan waktu demi aksi sosial ini.
”Kami angkat topi dan berterima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh elemen pendonor, wabilkhusus untuk jajaran prajurit Yonif TP 885/Belibis Putih yang telah menyumbangkan darahnya dalam momentum HUT ke-80 Bhayangkara ini. Setiap tetes darah yang mengalir dari para prajurit hari ini adalah penyambung asa yang sangat berharga bagi pasien-pasien di rumah sakit,” ungkap Kompol Iwan Ariefrianto.
Di tempat yang sama, Serda Bayu Prasetyo, salah satu personel Yonif TP 885/Belibis Putih yang turut mendonorkan darahnya, berharap bahwa langkah kecil yang dilakukan satuannya ini mampu membawa kemaslahatan nyata bagi dinamika kesehatan warga Bojonegoro, sekaligus mengunci jalinan tali persaudaraan antara TNI-Polri agar semakin pekat.
”Harapan kami, pasokan darah ini bisa membantu meringankan beban masyarakat yang sedang berjuang melawan sakit dan membutuhkan transfusi. Di sisi lain, lewat momen setetes darah ini, kami ingin memperlihatkan bahwa sinergitas TNI dan Polri bukan sekadar jargon di atas kertas, melainkan sebuah pengabdian nyata, konkret, dan tulus untuk bangsa,” ujar Serda Bayu mantap.
Lewat kolaborasi kemanusiaan di hari jadi Korps Bhayangkara ini, hubungan taktis antara TNI dan Polri di wilayah Bojonegoro diyakini kian solid, mengakar, dan tak tergoyahkan.
Agenda ini berhasil mengawinkan dua target krusial: menjaga stabilitas ketersediaan instrumen darah di Palang Merah Indonesia (PMI) maupun rumah sakit, sekaligus menyebarkan virus positif gotong royong demi mendongkrak kesejahteraan sosial kemasyarakatan. (*red)












