Papua Barat Daya – Transisinews.com. Jalan Trans Pantura nasional Papua Barat Dan Papua Barat Daya ada beberapa Akses Jalan Belum Terbuka, Masyarakat Orang asli Papua (OAP) Hingga Pendatang yang tinggal di pedalaman krisis akses jalan, Dan mereka menyuarakan aspirasi melewati Media Online Transisinews.com.
Semestinya Akses Jalan Ini harus segera Diadakan ingat dampak kesejahteraan masyarakat yang tinggal di Plosok- plosok terpencil atau pedalaman yang sangat sulit terjangkau, saat ini mereka tidak akan ada perkembangan jika jalan Lintas Trans Pantura belum terlaksana.
Disatu sisi dampak sosial Emergency Untuk orang sakit, akses Ke rumah sakit Besar yang ada di provinsi Papua Barat, Manokwari, atau Provinsi Papua Barat daya, Kota Sorong, sulit di jangkau, Dikarenakan medan Jalan untuk tembus sulit,
Sering terjadi, ketika pasien OAP dirujuk ke salah satu rumah sakit yang Mempunyai fasilitas lengkap Di kota, belum sampai setengah Perjalanan sudah meninggal Dunia,
Dari sini masyarakat OAP maupun Pendatang yang Tinggal Di Daerah Terpencil kadang Sulit mendapatkan Akses Jalan Yang Layak menuju kota,
Mendasari Jalan Trans Pantura Papua Barat dan Papua Barat Daya, Yang perlu di benahi Oleh Pemerintah Pusat dalam hal Balai Jalan Nasional, Lintas Sorong.Maybrat- Manokwari, Kilometer 594,81 yang menghubungkan dua pusat ekonomi di Papua Barat Manokwari dan Papua Barat Daya, Kota Sorong yang dapat ditempuh dengan waktu 14 jam.
Pentingnya Hal ini Jakarta Harus Segera Membenahi Akses jalan Trans Pantura Papua Barat Daya dan Papua Barat, Dari jangkauan Pedalaman Di Semua Titik, Jadikan Hal Tersebut Menjadi perbandingan Jalan Nasional trans Papua, **












