Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kerja bakti seperti ini, “Harapannya tumbuh kesadaran masyarakat untuk terus menjaga kebersihan fasilitas umum, termasuk embung desa yang memiliki peran penting sebagai sumber cadangan air dan penunjang aktivitas warga,” kata Letda Inf Adi Yuniarto.
Sementara itu, Koordinator mahasiswa KKNTK Unigoro, Wahyu Putro Utomo, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti ini dilakukan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap pelestarian lingkungan.
“Kolaborasi antara mahasiswa KKNTK Unigoro, Satgas TMMD, Polri, pemerintah daerah, pemdes dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong bisa menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi desa,” ucapnya.
Kolaborasi antara Satgas TMMD dan mahasiswa KKN Unigoro juga menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program TMMD. Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut turut menanamkan nilai-nilai gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta mempererat hubungan antara TNI, mahasiswa, dan masyarakat Desa Kesongo.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjalin, program TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong.(sy/red)













