“Program TMMD ini menjadi salah satu instrumen strategis dalam rangka mempercepat terwujudnya desa-desa di Bojonegoro yang maju, mandiri dan sejahtera,” kata Bupati Setyo Wahono dalam sambutannya.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, selaku Komandan Satgas TMMD ke- 129, mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Telegram Pangdam V Brawijaya Nomor ST/1055/2026 tanggal 25 Juni 2026, dan Surat Telegram Danrem 082/CPYJ Nomor ST/308/2026 tanggal 27 Juni 2026, serta perjanjian kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan Kodim 0813 Bojonegoro.
Program terpadu dan lintas sektoral TMMD ke- 129, dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Kesongo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro.
Adapun sasaran kegiatan program ini mencakup pembangunan fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi rehabillitasi 4 ruang kelas SDN Kesongo I, pembangunan jalan cor beton, pembangunan drainase, normalisasi sungai avfoer, pembangunan 1 titik sumur bor dan peningkatan kualitas 9 unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).
Sasaran nonfisik ditujukan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat agar memiliki pengetahuan, ketrampilan, serta kesadaran dalam mengelola potensi desa, menjaga kesehatan dan lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan usaha produktif, serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
“Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, program TMMD ke- 129 diharapkan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bojonegoro,” pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.(sy/red)













