“Melalui kegiatan TMMD, pemerintah desa dan pemerintah kabupaten sangat terbantu dalam memberikan layanan yang cepat, dan tepat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus kualitas sumber daya manusia di daerah terpencil maupun yang masih tertinggal,” jelasnya.
Choirul Anam berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat tidak berhenti pada pelaksanaan TMMD tahun ini saja.
Ia menginginkan sinergi tersebut terus berlanjut sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkesinambungan oleh masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari dampak jangka panjang yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat kemajuan desa.
“Harapan kami, sinergitas ini terus berkesinambungan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kesongo,” tuturnya.
Dia juga mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD.
Menurutnya, kekompakan antara TNI, pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Pesan kami, sinergitas lintas sektoral ini harus terus dijaga agar hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin erat. Dengan kebersamaan seperti inilah pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat, merata, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(sy/red)













