Sekretaris DPC PKB Bojonegoro yang juga menjabat Ketua DPRD, Abdullah Umar, S.Pd., menjelaskan bahwa penjaringan calon dilakukan secara berjenjang dan sangat selektif langsung oleh pusat.
“DPP melakukan pengamatan, pemantauan, dan penjaringan calon secara langsung. Hasilnya nanti akan dibacakan dan dimintakan persetujuan di dalam forum Muscab ini,” ujar Abdullah Umar saat dikonfirmasi media, Jumat (3/4/2026).
Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa calon-calon yang muncul nantinya tidak langsung ditetapkan begitu saja.
Para kandidat harus melewati tahapan Uji Kompetensi dan Kelayakan (UKK) yang diselenggarakan oleh DPP PKB dengan melibatkan pihak ketiga dari kalangan perguruan tinggi untuk menjaga objektivitas.
“Setelah nama-nama calon ditetapkan, mereka akan mengikuti UKK yang digelar DPP dengan menggandeng akademisi dari perguruan tinggi. Hasil dari UKK tersebut kemudian digodok kembali oleh DPP sebelum diputuskan secara resmi,” terangnya.
Terkait jumlah kandidat yang masuk dalam bursa calon, Umar mengaku belum bisa memberikan rincian pasti karena daftar tersebut baru akan dibuka secara resmi dalam rapat pleno Muscab.
“Belum tahu ada berapa calon, karena semua menunggu pembacaan resmi di forum nanti,” pungkas politikus senior PKB tersebut.(red)













