Pihaknya menambahkan, anggota kepolisian dari Polres Mojokerto terlebih dahulu mendatanginya dan memberikan informasi rencana penangkapan terduga pelaku mutilasi. Kemudian Heru turut mendampingi polisi melakukan penangkapan.
Saat ditangkap Alvi terlihat santai.
“Waktu ditangkap sedang nyantai-nyantai. Polisi bilangnya kasus mutilasi nggak tahu kasus yang mana,” terangnya.
Usai dilakukan penangkapan, kamar kos yang dihuni Alvi dipasangi garis polisi. Informasi yang dihimpun terduga pelaku dan korban mengaku pasangan suami istri siri. Korban bahkan sedang hamil saat kejadian tersebut.(Rdh)













