Ads
Pemerintahan

Bunga Langka Ada di Hutan Bojonegoro, Ini Penjelasan Dosen Ilmu Lingkungan UNIGORO

syailendraachmad51
×

Bunga Langka Ada di Hutan Bojonegoro, Ini Penjelasan Dosen Ilmu Lingkungan UNIGORO

Sebarkan artikel ini
Xkxe6b0zcthg7plg

Bagi Dr. Laily, anggrek endemik ini lebih dari sekadar objek penelitian. Ia mengibaratkan Dendrobium capra sebagai perempuan Bojonegoro yang cantik, sederhana, tidak mencolok, namun tangguh bertahan di daerah kering.

“Flora ini bisa menjadi simbol kebanggaan Bojonegoro. Tetapi kebanggaan itu harus dibarengi kesadaran untuk melindunginya,” tegasnya.

Status Dendrobium capra saat ini termasuk Endangered (EN) menurut IUCN, dan sedang diusulkan naik menjadi Critically Endangered. Kondisi ini memberi peluang besar bagi penelitian konservasi dan pengembangan metode reintroduksi.

“Biodiversitas itu sendiri adalah kekayaan. Tidak semua daerah punya hutan jati, dan belum tentu di semua hutan jati ada anggrek ini. Bojonegoro beruntung, maka sudah seharusnya kita jaga bersama,” tambahnya.

Meski demikian, publikasi tentang anggrek ini bukan tanpa risiko. Dr. Laily sempat khawatir jika informasi ini justru memicu perburuan liar.

“Harapan saya tidak begitu. Saya ingin publikasi ini menyadarkan lebih banyak pihak, agar upaya konservasi segera dilakukan sebelum terlambat,” katanya.

Ia mengajak masyarakat untuk mengagumi dari jauh, tanpa harus memiliki. Anggrek ini, menurutnya, bisa menjadi inspirasi seni Bojonegoro, misalnya dalam motif batik atau karya lukis tanpa harus dicabut dari habitatnya. Sosialisasi lintas generasi dan komunitas juga diperlukan, agar anggrek ini diakui dan dijaga bersama.

Dr. Laily menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah. Langkah yang bisa ditempuh antara lain menetapkan habitat Dendrobium capra sebagai kawasan lindung, mengangkatnya sebagai flora kebanggaan Bojonegoro, hingga mengembangkan program reintroduksi untuk memperluas habitatnya.

“Kalau kita bisa menjaga flora ini, Bojonegoro tidak hanya dikenal sebagai daerah migas atau kayu jati. Kita juga punya identitas lain yaitu rumah bagi flora langka dunia. Itu kebanggaan yang tidak ternilai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *