“Karena inilah fungsi DPRD jika bertemu dengan masyarakat, harus tau bahwa kita memang mewakili rakyat dan dipilih oleh rakyat. Silahkan bertanya nanti akan saya jawab,” tuturnya kepada peserta reses yang begitu antusiasme.

Imam juga memberikan wawasan kepada masyarakat Kecamatan Tambakrejo yang hadir, bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur bukan karena anggota legislatif tidak bisa kerja atau pemimpin daerah yang barupun tak mampu menjaga program lama, namun adanya kebijakan baru.
“Karena pergantian pemimpin negara ataupun pemimpin daerah itu menjadikan era transisi atau perubahan kebijakan lama menjadi kebijakan baru yang harus disesuaikan serta disinkronkan, namun tetap akan dilaksanakan percepatan dengan menggunakan anggaran P-APBD,” ungkapnya.
Fraksi PKB berkomitmen akan selalu mengawal program-program yang bermanfaat dan menyejahterakan masyarakat Bojonegoro.
“Kita kawal bersama program-program pemerintah daerah maupun pemerintah pusat agar tidak salah sasaran,” pungkas Imam Sholikin.(sy)













