Persaingan diajang POPKAB masih berlanjut untuk beberapa cabor lain yang menjadi penentu perolehan medali, seperti, Bola Voli, Petanque, Sepak Takraw, sementara diajang PEPARPEKAB ada, Para Catur, Para Tenis Meja.
Atmosfer pertandingan di cabor-cabor ini sangat sengit. Sorak dukungan penonton dan yel-yel penyemangat dari tribun membuat para atlet semakin terbakar semangatnya untuk membawa pulang medali emas bagi sekolah dan kecamatannya.
Ajang POPKAB dan PEPARPEKAB bukan hanya wadah mencari juara, tapi juga menjadi panggung pembuktian kerja keras, kedisiplinan, dan sportivitas para atlet muda Bojonegoro.
Bagi atlet difabel di PEPARPEKAB, ini adalah kesempatan menunjukkan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi di dunia olahraga.
Kadinpora Arief menambahkan, selain sebagai pencarian bakat, ajang ini diharapkan bisa menjadi batu loncatan bagi atlet pelajar Bojonegoro untuk melangkah ke tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami ingin para atlet yang tampil di sini mendapat pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berkembang,” tandasnya.(red)













