“Siapapun boleh datang, tidak ada biaya, silahkan olahraga, rekreasi, stay sekedar melepas lelah di alam terbuka,” tuturnya ke awak media transisinews.com saat berada di lokasi, pada Rabu 06 Agustus 2025.
Ia juga mengatakan, kampung Terpadu ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh masyarakat, seperti area peternakan sapi, kambing, dan ayam, serta area perikanan dengan budidaya lele.
“Dengan demikian, Kampung Terpadu ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat tentang bagaimana mengelola lahan dengan baik dan berkelanjutan,” ucap Dandim 0811.
Dengan target penyelesaian pada 20 Agustus 2025, Dandim berharap Kampung Terpadu ini tidak hanya memenuhi penilaian lomba, tapi benar-benar meninggalkan warisan fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kami ingin bukan hanya memenuhi penilaian lomba, tapi benar-benar meninggalkan warisan fasilitas umum yang bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pungkasnya.(sy)













