Danton 3 SSK Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro Letda Mar Rohmad Widodo menambahkan kegiatan ini sebagai upaya memberi pemahaman dan pengetahuan masyarakat khususnya warga Desa Soko tentang pencegahan dan penanganan bahaya kebakaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam program TMMD, karena pembangunan yang dilakukan pada program tersebut tidak hanya bersifat fisik seperti perbaikan infrastruktur saja. Akan tetapi pembangunan mental dan pengetahuan masyarakat juga dilakukan agar lebih tanggap dan respon cepat terhadap ancaman bahaya kebakaran.
“Partisipasi aktif warga dalam penanggulangan bahaya kebakaran sangat penting agar risiko dapat diminimalkan,” ujarnya.
Desa Soko termasuk desa yang berpotensi bahaya kebakaran karena agak jauh dari jangkauan pos damkar. Harapannya, dengan adanya edukasi ini dapat membangun kesadaran kolektif akan risiko bahaya kebakaran. Juga menjadikan masyarakat yang lebih tanggap dan cepat dalam menghadapi kebakaran yakni masyarakat yang mampu mengatasi pemicu kebakaran dengan cepat.
Kepala Desa Soko, Kecamatan Temayang, Johan, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Damkarmat Bojonegoro atas kegiatan sosialisasi dan simulasi ini. Ia berharap dengan kegiatan ini bisa meningkatkan keterampilan warga dalam menangani bencana. “Jjika terjadi kebakaran dapat diatasi dan ditangani dengan lebih cepat, dan masyarakat menjadi lebih waspada terhadap peralatan listrik dan LPG,” tuturnya.(red)













