Empat titik pembangunan sumur bor tersebut merupakan sasaran tambahan dari program TMMD ke- 125 di Kabupaten Bojonegoro, yang juga program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) yakni TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Pihaknya berharap, dengan adanya pembangunan sumur bor tersebut dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan warga setempat.
“Sumur bor ini dibangun untuk mengatasi kesulitan masyarakat dalam mendapatkan akses air bersih, terutama pada saat musim kemarau. Yang mana sebelumnya, warga Soko mengandalkan sumber air yang terbatas untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Dia optimis, pembangunan 5 (Lima) titik sumur bor pada kegiatan program TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro tahun 2025 akan selesai tepat waktu. Harapanya, dengan adanya sumur bor tersebut masyarakat memperoleh pasokan air bersih yang lebih stabil dan berkualitas.
“Saat ini progress pembangunan sumur bor titik kedua di Dusun Sekonang sudah mencapai 15%. Kami tetap berupaya keras, dan optimis dapat menyelesaikan semuanya sesuai target yang telah ditentukan,” kata Lettu Kav Sujirman.
Penyediaan air bersih, menurut dia, bukan hanya sekedar memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sehingga dengan adanya pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat mengurangi beban, dan memudahkan warga mendapatkan air bersih.
“Dengan semangat gotong royong, semoga penyediaan air bersih ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi modal untuk membangun ketahanan desa yang lebih baik khususnya ketersediaan air bersih yang berkelanjutan,” pungkasnya.(sy)













