Anggota Komisi D, Jumariyanto, menekankan pentingnya strategi khusus untuk meningkatkan penyerapan anggaran di SDA.
“Semoga ada kajian yang lebih signifikan untuk menghindari kegagalan dalam pengerjaan proyek,” harapnya.
Pimpinan rapat, Imam Sholikin, menutup rapat dengan menyatakan harapan agar kunjungan ke Menteri PUPR dapat membantu menemukan solusi terbaik untuk masalah yang dihadapi.
“Dengan demikian, diharapkan pembangunan infrastruktur di Bojonegoro dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
Tujuan rapat ini adalah untuk membahas Raperda P-APBD 2025 dan percepatan pembangunan infrastruktur di Bojonegoro.
Dengan adanya rapat ini, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Komisi D DPRD Bojonegoro dan OPD terkait dalam pembangunan infrastruktur di Bojonegoro.(sy)













