“Melalui stand-up comedy ini kita ingin tunjukkan bahwa Polri tidak antikritik. Justru kami ingin belajar dari kritik yang membangun demi menjadi institusi yang lebih baik ke depan,” tegas Kapolres dalam keterangannya kepada media, Kamis (26/6/2025).
Mario juga berharap kegiatan semacam ini bisa rutin digelar dan menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat Bojonegoro, sekaligus ajang pencarian bakat komika lokal yang berpotensi bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, budaya humor bisa menjadi media komunikasi yang efektif dan menjembatani hubungan institusi dan masyarakat.
Dalam perlombaan tersebut, Guntur Riyanto keluar sebagai juara pertama, disusul Nurul Hudha di posisi kedua, dan Bagas Fahru Rozikin sebagai juara ketiga. Adapun gelar juara favorit diraih oleh Aiptu Suwarto dari Polsek Sukosewu yang tampil memikat dengan materi khas anggota polisi dan gaya komedi segar.
Usai menerima penghargaan, Guntur Riyanto menyampaikan apresiasinya kepada Polres Bojonegoro atas terselenggaranya lomba tersebut.
“Semoga Polri lebih terbuka, lebih baik dalam hal pelayanan,” ujarnya sembari melempar kelakar, yang kembali disambut tawa seluruh hadirin. (Sy/*)













