Selain itu, latihan Proglatsi Sistem Blok Penanggulangan Bencana ini dilaksanakan sebagai sarana strategis dalam membentuk prajurit yang tanggap, dan siap diterjunkan sewaktu-waktu, bencana tidak mengenal waktu, dan kesiapan adalah senjata utama.
“Latihan ini dilaksanakan untuk mewujudkan konsep strategis penanggulangan bencana yang dapat digunakan sewaktu-waktu, dengan pola kerja sama terpadu yang efektif dan efisien,” terang Kapten Inf Surahmat, Rabu (18/6/2025).
Selaku koordinator materi dalam latihan ini, Lettu Inf Arief Setyo Oetomo, menambahkan bahwa pelibatan personel instansi terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro serta pemerintah desa dan masyarakat dalam rangka menambah wawasan dan keahlian dalam pencarian, evakuasi, serta pertolongan pertama pada korban bencana.
“Selain TNI, pelibatan personel lintas sektor ini untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana yang holistik dan responsif. Harapannya, dengan adanya latihan itu dapat mewujudkan konsep penanggulangan bencana yang efektif, efisien, dan siap diterapkan kapan saja sesuai kebutuhan wilayah teritorial Kodim 0813 Bojonegoro,” pungkasnya.(sy)













