“Kami mendorong para tenaga pendidik untuk aktif memberikan pemahaman kepada anak didik. Perbedaan sering kali menjadi pemicu konflik jika tidak dipahami dengan baik,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Ipda Ria juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi segala bentuk perundungan.
“Bullying bisa berakibat hukum. Jangan sampai masa depan kalian hancur karena tindakan yang seharusnya bisa dihindari,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bojonegoro, Wiwik Widowati, mengapresiasi langkah Polres Bojonegoro dalam memberikan pembinaan kepada siswa.
Ia berharap penyuluhan semacam ini dapat terus berlanjut demi mewujudkan sekolah yang benar-benar aman dan ramah anak.
“Kami memiliki harapan yang sama, yakni agar para siswa paham dan menjauhi tindakan bullying,” pungkasnya. (REd)













