“Tujuan membangun kemandirian ekonomi masyarakat selaras dengan prinsip dasar program pengembangan masyarakat,” kata Anggono.
Lokasinya adalah di 16 desa, termasuk Desa Gayam, Mojodelik, Bonorejo, Brabowan, Beged, Sudu, Manukan, Cengungklung, Katur, Begadon, Ngraho, dan Ringintunggal, Leran, Sukoharjo, Ngumpakdalem, dan Sumbertlaseh.
Program ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Kepala Bappeda Bojonegoro, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Camat Gayam, Camat Kalitidu, dan Camat Dander, serta 16 Kepala Desa dan perwakilan penerima manfaat.
Bupati Bojonegoro mengapresiasi inisiatif EMCL dalam mengawali program Gayatri dan berharap stakeholder lain dapat meniru langkah ini untuk pengentasan kemiskinan di Bojonegoro.
“Program ini membutuhkan komitmen bersama dan partisipasi langsung dari berbagai pihak untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat pra-sejahtera dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan mereka melalui program ini,” Tutup Mas Bupati Setyo Wahono.













