Lebih lanjut, Pj Bupati menjelaskan, berdasarkan data BPS, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bojonegoro mengalami kenaikan. Di 2023, IPM Bojonegoro 71,80 persen. Sementara di 2024 IPM Bojonegoro 72,75 persen.
Pihaknya meminta dukungan untuk bersama membangun Bojonegoro khususnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penciptaan lapangan kerja tetap menjadi tugas bersama sebagai upaya menyejahterakan masyarakat di lintas sektor.
Pj Bupati Adriyanto menegaskan pesan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk menggunakan anggaran dengan sebaik mungkin. Efisiensi penggunaan anggaran sangat diperlukan dan mengurangi ataupun menunda belanja yang sekiranya tidak bersifat urgensi. Selain itu perlu melakukan penghematan dalam belanja yang sifatnya seremonial.
“Pemanfaatan alokasi dana dapat dipergunakan semaksimal mungkin pembangunan guna kesejahteraan rakyat. Hindari belanja-belanja yang seremonial,” tegasnya.
Harapannya dengan penyerahan DIPA hari ini bisa digunakan secara baik di 2025 dan apa yang sudah dilakukan di 2024 terus jadi perhatian dan bahan evaluasi. Baik DIPA maupun dana transfer dimanfaatkan dengan baik dan menyejahterakan masyarakat, mendorong kinerja ekonomi dan pembangunan yang ada di Bojonegoro.(sy/red)













