Jombang | transisinews.com – Kota jombang dikenal dengan kota santri sejak jaman dulu hingga sekarang, terbukti banyaknya pesantren di kota tersebut banyak menelorkan santri santri dan tokoh tokoh nasional jebolan pesantren Jombang.
Salah satu pesantren di jombang adalah Attahdzib, pesantren tersebut berlokasi di dusun rejoagung desa Ngoro kabupaten Jombang Jawa Timur.
Dari data yang berhasil di himpun wartawan media ini menyebutkan bahwa pesantren Attahdzib di kenal dikalangan masyarakat setempat sebagai pondok kesadaran, sebutan tersebut bukan tanpa alasan, lantaran rutinitas kegiatan santri di pondpest tersebut banyak diminati masyarakat yang dikuti semua santri maupun para alumni, rutinitas berlangsung setiap jam 15:30 – selesai tepat pada malam Jum’at legi melakukan rutinitas Mujahadah dan Yasinan berjama’ah tepatnya di maqam pendiri KH.Ihsan Mahin, Yang langsung dipimpin oleh pengasuh kh.ahmad Masruh Ihsan Mahin.
“Setiap jam 15:30 – selesai tepat pada malam Jum’at legi melakukan rutinitas Mujahadah dan Yasinan berjama’ah tepatnya di maqam pendiri KH.Ihsan Mahin, Yang langsung dipimpin oleh pengasuh kh.ahmad Masruh Ihsan Mahin’,kata salah satu santri kepada media ini. 11/9/2024.
Salah satu santri yang enggan namanya di sebutkan mengatakan Hal tersebut sudah menjadi adat dan kuwajiban para santri attahdzib yang sudah menjadi anjuran bagi para santri dan Satri Wati.
“Tidak hanya santri yang masih duduk di pesantren, bahkan para alumipun dengan keihlasan tetap turut melakukan kegiatan rutinan.’terangnya.
Menurutnya ritinitas Mujahadah dan Yasinan berjama’ah tepatnya di maqam pendiri KH.Ihsan Mahin, bertujuan agar para santri maupun alumni Attahdzib nantinya menjadi manusia yang bermoral dan lebih taqorrub ilallah.
“Selain pesantren salaf Adanya sholawat wahidiyah, di pesantren tersebut juga menjadi perhatian masyarakat luas,’pungkasnya.(ainun-red)













