JEMBRANA, TRANSISINEWS- 5 Juni 2026 – Berkomitmen penuh dalam memperkuat keandalan ketenagalistrikan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) secara resmi melaksanakan sosialisasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV Gilimanuk – Antosari. Proyek ini menjadi tonggak sejarah baru sebagai jaringan transmisi berkapasitas 500 kV pertama yang akan dibangun di Pulau Dewata.
Kegiatan sosialisasi yang berjalan kondusif ini diselenggarakan di dua wilayah strategis di Kabupaten Jembrana, yakni Kecamatan Mendoyo dan Kecamatan Pekutatan. Langkah ini merupakan bentuk transparansi dan upaya PLN untuk merangkul masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) sejak tahapan awal perencanaan proyek.
Untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai koridor hukum, aman, dan menyelaraskan regulasi administrasi pertanahan, sosialisasi ini dihadiri langsung oleh jajaran instansi lintas sektoral. Di antaranya adalah Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejaksaan Tinggi Bali, Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Bali, Asisten III Administrasi Umum Pemerintah Provinsi Bali, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan (Kasi PTP) Kantor Pertanahan (Kantah) Provinsi Bali, serta Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Jembrana.
General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menjelaskan bahwa pembangunan SUTET 500 kV Gilimanuk – Antosari memiliki peran yang sangat vital sebagai backbone (tulang punggung) sistem kelistrikan masa depan di Bali.













