Lebih lanjut, Jisman menyampaikan bahwa beroperasinya GITET 500 kV Bangil akan memberikan manfaat strategis yang signifikan bagi sistem kelistrikan nasional, khususnya di wilayah Jawa-Madura-Bali. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan sistem transmisi 500 kV, memperkuat penyaluran daya pada koridor Waru–Bangil–Ampel, serta mendukung fleksibilitas operasi sistem kelistrikan.
Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, pengoperasian GITET 500 kV Bangil juga akan memberikan dampak positif terhadap optimalisasi operasi pembangkit, termasuk mendukung efisiensi penggunaan gas pada unit pembangkit di wilayah Gresik.
Menanggapi arahan dan apresiasi tersebut, General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyatakan kesiapan penuh jajarannya dalam mengeksekusi proyek sesuai dengan target yang telah ditetapkan perusahaan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan, arahan, serta apresiasi dari Bapak Jisman Parada Hutajulu. Dukungan ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh tim di UIP JBTB maupun UPP JBTB 1. Kami berkomitmen penuh untuk melakukan akselerasi penyelesaian proyek GITET 500 kV Bangil. Tentu saja, pelaksanaan di lapangan tetap mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta kualitas pekerjaan yang prima, sehingga siap mendukung keandalan kelistrikan Jamali,” ungkap Hendro.
PLN terus berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan strategis secara tepat mutu, tepat biaya, dan tepat waktu guna memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (@dex)













